Minggu, 19 Januari 2020
24 Jumada al-ula 1441 H
Home / Ekbis / Bank Wakaf Mikro Tingkatkan Inklusi Keuangan
Presiden Jokowi bersama Menkeu, Ketua OJK, dan Menkoperekonomian saat diwawancarai wartawan. Foto/dok.romy
TPAKD dan Bank Wakaf Mikro mampu memberikan dorongan masyarakat untuk menambung dan menggunakan fasilitas kredit di lembaga keuangan.

Sharianews.com, Jakarta ~ Presiden RI Joko Widodo menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah dan Silaturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12).

Menurut Jokowi, dengan dibentuknya Bank Wakaf Mikro dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan pengembangan Bank Wakaf Mikro (BWM) dapat meningkatkan inklusi keuangan.

"Hal ini sangat penting sekali untuk menaikkan literasi keuangan kita, menaikkan inklusi keuangan kita agar masyarakat bisa mengakses keuangan dalam menabung maupun mendapatkan kredit dengan lembaga keuangan yang ada," ujar Jokowi kepada awak media.

Ditegaskan Jokowi, melalui program tersebut ekonomi keluarga, ekonomi keuangan mikro, dan usaha kecil bisa meningkat. Karenanya, OJK melalui pembentukan TPAKD dan Bank Wakaf Mikro mampu memberikan dorongan masyarakat untuk menambung dan menggunakan fasilitas kredit di lembaga keuangan.

Hingga November 2019, telah terbentuk 164 TPAKD dengan rincian 32 di tingkat provinsi dan 132 di tingkat kabupaten/kota yang telah menjalankan berbagai program kerja seperti perluasan akses keuangan melalui business matching untuk beragam produk keuangan seperti pembiayaan BWM, serta menyelaraskan dengan program pemerintah Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Ultra Mikro (UMi), Bantuan Sosial Non Tunai, dan lainnya.

Melalui sinergi dengan berbagai pihak, beberapa program peningkatan akses keuangan sampai Oktober 2019 telah dilakukan antara lain kedit UMKM telah mencapai 20 persen dengan nilai sebesar Rp1.102triliun, KUR yang disalurkan mencapai Rp127,3triliun atau mencapai 90,9 persen dari target 2019 sebesar Rp140triliun.

Program Jaring telah menyalurkan kredit Rp31,9triliun di sektor perikanan, lalu Program Laku Pandai telah menghimpun tabungan Rp2,21triliun dari 25,8 juta penduduk di daerah.

Program Simpel juga telah menghimpun tabungan Rp8,76triliun dari 21,6 juta pelajar di 350 ribu sekolah. Selain itu, Asuransi mikro untuk melindungi masyarakat kecil telah disalurkan kepada 25,8 juta peserta.

Ke depan, OJK mengusulkan agar program TPAKD untuk tahun 2020 mengangkat tema “Meningkatkan Pemberdayaan UMKM di Daerah Melalui Penguatan Peran Sektor Jasa Keuangan”, dengan kegiatan utama: Business Matching TPAKD dan Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir.

Sementara itu, untuk program Bank Wakaf Mikro hingga saat ini telah terbentuk 55 Bank Wakaf yang telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp31,5miliar kepada 24.021 nasabah. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo