Senin, 17 Juni 2019
14 Shawwal 1440 H
Home / Keuangan / Bank Muamalat Mulai Genjot Pembiayaan di Semester Kedua
FOTO I Dok. Arif Sharianews.com
Direktur Utama Bank Muamalat Achmad Kusna Permana mengatakan, BMI akan melakukan booking pembiayaan untuk bisnis ritel, dan akan lebih selektif untuk memilih pasar korporasi.

Sharianews.com, Jakarta ~ Bank Muamalat Indonesia di semester kedua ini akan mulai melakukan booking pembiayaan, setelah tahun lalu fokus kepada pembenahan dari sisi risikonya.

Direktur Utama Bank Muamalat Achmad Kusna Permana mengatakan, BMI akan melakukan booking pembiayaan untuk bisnis ritel, dan akan lebih selektif untuk memilih pasar korporasi.

Permana menjelaskan, sektor pembiayaan Bank Muamalat yang paling utama dan paling kuat adalah KPR. Proses end to end sudah dibenahi oleh Bank Muamalat, begitu juga risk appetite. Kemudian fix income akan menjadi target KPR Bank Muamalat. “Nanti di semester dua kita betul-betul bisa jalan,” jelas Permana, di Muamalat Tower, Jakarta, Kamis (23/5).

Bank Muamalat melakukan perubahan sistem untuk memberikan pelayanan terbaik. Jika sebelumnya dilakukan secara manual, dan prosesnya membutuhkan waktu hingga 30 hari, membuat Bank Muamalat tidak kompetitif.

“Sekarang kita mau target tujuh hari sudah bisa dicairkan, itu yang sedang kita benahi, sehingga kita bener-bener bisa masuk ke kualitas costumer yang lebih bagus, prosesnya diperbaiki, risk appetite sudah sangat jelas segmennya tertentu, dengan begitu kita bisa kompetitif untuk bisa meraih nasabah yang bagus,” papar Permana.

Diakui Permana, penyebab utama pembiayaan bermasalah adalah kurang kompetitifnya Bank Muamalat, baik secara produk maupun proses.

Sebagai informasi, Bank Muamalat aktif dalam kegiatan sosial pada Ramadan ini, seperti menghadirkan layanan Mobil Hijrah Hapus Tato. Ramadan ini, Mobil Hapus Tato hadir di Muamalat Tower selama tiga hari, dari 22-24 Mei 2019.

Latar belakang hadirnya layanan ini berkaitan dengan kampanye Bank Muamalat sejak awal tahun yakni program Ayohijrah, yang salah satunya adalah hapus tato gratis. Sekitar 100 peserta yang berkeinginan untuk menghapus tatonya, hadir dalam program ini. (*).

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: