Rabu, 27 Oktober 2021
21 Rabi‘ al-awwal 1443 H
Home / Keuangan / Bank Muamalat - Muhammadiyah Teken MoU Kerja Sama Strategis
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kerja sama strategis dengan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.

Sharianews.com, Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kerja sama strategis dengan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.

Seremoni MoU dilaksanakan secara hybrid (offline dan online) pada Selasa, 28 September 2021 di Gedung Dakwah Muhamamdiyah, Jakarta.

Hadir secara daring dari Yogyakarta Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. Sedangkan di Jakarta PP Muhammadiyah diwakili oleh Sekretaris Umum Abdul Mu'ti dan Bendahara Umum Marpuji Ali beserta jajaran pimpinan Majelis dan Lembaga PP Muhammadiyah. Adapun dari Bank Muamalat diwakili oleh Direktur Utama Achmad K. Permana dan Direktur Bisnis Ritel Purnomo B. Soetadi.

Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K. Permana mengatakan, dalam kesempatan kerja sama ini pihaknya akan mendukung layanan yang diberi nama “Supply Chain Terintegrasi Dalam Rangka Menciptakan Ekosistem Umat di Internal Muhammadiyah".

Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan persyarikatan yang lebih kompleks dan adaptif dalam perkembangan industri 4.0. Selain itu, Bank Muamalat juga mendukung proyek strategis pembangunan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) yang melibatkan Bank Muamalat cabang Kuala Lumpur.

“Digital bisnis juga menjadi suatu hal yang diperhatikan oleh kami dalam rangka melayani kebutuhan Persyarikatan Muhammadiyah. Kedepannya baik dari sisi Bank Muamalat ataupun Persyarikatan Muhammadiyah akan lebih terbuka, menciptakan produk layanan yang sesuai kondisi dan kebutuhan sehingga tercipta kerja sama yang terbuka, konstruktif, kolaboratif dan penuh kemanfaatan bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Bank Muamalat juga memberikan apresiasi berupa fasilitas keanggotaan Muamalat Prioritas untuk jajaran pimpinan pusat serta empat unit kendaraan operasional kepada PP Muhammadiyah.

Rep. Aldiansyah Nurrahman