Senin, 23 September 2019
24 Muḥarram 1441 H
Home / Ekbis / Bank Jateng Syariah Optimis Capai Target KPR FLPP Senilai Rp 12 Miliar
FOTO | Dok. http://jateng.tribunnews.com/
Kerja sama ini bagian dari salah satu realisasi dan komitmen untuk mendukung perluasan akses ketersediaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan percepatan realisasi Program Satu Juta Rumah dari pemerintah pusat.  

Sharianews.com, Jakarta. Bermitra dengan Sarana Multigriya Finansial (SMF), Bank Jateng Syariah optimistis dapat merealisasikan target penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR), melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp12 miliar.

Hanawijaya, Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Pembangunan Jawa Tengah (Bank Jateng), mengatakan optimisme dan keyakinan tersebut, setelah adanya realisasi penyaluran dana murah KPR FLPP yang disediakan oleh mitranya, yaitu PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). 

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 14 Agustus 2018, Bank Jateng Syariah, bersama 21 bank penyalur KPR lainnya menandatangani kerja sama tripartit antara Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Sarana Multigriya Finansial (SMF).

Lewat kerja sama kemitraan ini, pemerintah memiliki porsi dana 75 persen untuk KPR FLPP sedangkan SMF 25 persen. Sebelumnya, kontribusi pemerintah mencapai 90 persen.

Hanawijaya mengatakan kerja sama ini bagian dari realisasi Program Satu Juta Rumah dari Pemerintah Pusat. Selain itu juga bagian dari realisasi dan komitmen untuk mendukung perluasan akses ketersediaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).  
 
Lebih lanjut, Hanawijaya menyatakan, menyambut positif penyediaan dana murah yang diberikan oleh SMF yang bersinergi dengan PPDPP dan Kementerian PUPR. 
 
"Ini merupakan salah satu cara kami dalam meningkatkan bisnis. Kalau kami tidak ikut sangat disayangkan sekali, maka kami cukup responsif mengikuti kerja sama tersebut. Di samping itu, melalui program tersebut tujuan syariah juga dapat tercapai, yaitu memberikan akses kepemilikan rumah bagi MBR," paparnya dalam keterangan resmi kepada para wartawan, Kamis (13/9/2018).

Menurutnya, dana jangka menengah panjang yang disediakan SMF sangat membantu dan mendukung program bank untuk mengatasi mismatch dana, terutama terkait nasabah yang memiliki jangka waktu KPR antara 15-20 tahun. 

Melalui penandatanganan kesepakatan ini, pihaknya optimistis bisa memenuhi target penyaluran KPR tahun ini. Selain untuk KPR FLPP yang ditargetkan sebesar Rp12 miliar, Bank Jateng Syariah menyasar penyaluran senilai Rp 700 miliar untuk KPR non FLPP. 

Selanjutnya untuk membantu merealisasikan target tersebut, pihaknya berharap SMF dapat memberikan pricing yang lebih kompetiif sehingga penyaluran KPR semakin meningkat.

"Karena Bank Jateng, baik yang syariah, maupun yang konvensional, struktur dananya masih kecil dibanding bank-bank besar. Sehingga, cost of loanable fund kami tidak kompetitif, kalau boleh SMF bisa memberikan terus pricing yang kompetitif untuk kami supaya bisa berjualan lebih kompetitif lagi,"kata Hanawijaya menambahkan.

Di luar program kerja sama ini, Bank Jateng Syariah tengah membahas rencana kerja dengan SMF untuk kerja sama baru. Kemitraan baru yang sedang digagas tersebut, tidak  hanya untuk program pembiayaan KPR, tetapi juga untuk peningkatan kapasitas pembiayaan modal kerja perumahan syariah.(*)

 

Ahmad Kholil