Selasa, 21 Mei 2019
17 Ramadan 1440 H
Home / Ziswaf / Bank Aset Wakaf Resmi Diluncurkan
FOTO/Dok.romysharianews.com
"Bermanfaat untuk umat dan bertahan hingga yaumil akhir nanti, tidak dijual beli dan jatuh ke pebisnis. Atau ke pihak yang memang ingin melemahkan umat," ujar Bobby.

Sharianews.com, Jakarta. Didirikan oleh beberapa pihak dari berbagai latar belakang dan daerah, Bank Aset Wakaf (BAW) resmi diluncurkan hari Jumat (15/3).

Direktur BAW, Bobby Herwibowo menjelaskan, ada dua alasan utama latar belakang pembentukan Bank Aset Wakaf.

"Pertama, saat kegiatan wakaf berjalan baik, BAW hadir untuk menambah semarak, kedua ketika wakaf tersendat BAW hadir untuk menggairahkan perwakafan," ujar Bobby kepada media di gedung Pusdiklan PLN, Jakarta.

Ia menuturkan, dirinya sangat bersyukur dengan banyaknya lembaga yang mengelola wakaf di berbagai tempat. 

"Bermanfaat untuk umat dan bertahan hingga yaumil akhir nanti, tidak dijual beli dan jatuh ke pebisnis. Atau ke pihak yang memang ingin melemahkan umat," sambung Bobby.

Namun demikian, masih banyak yang harus dibenahi terkait edukasi wakaf.

"lni menyangkut perbaikan pandangan dan paradigma perwakafan. Baik itu wakif, nazir, mauquf ’alaih dan stakholder lain. Semua itu kembali pada nazir. Tak cukup nazir cuma jujur dan baik. Nazir harus paham posisi strategis, profesional dan kreatif," imbuh Bobby.

Di tempat yang sama, Founder Bank Aset Wakaf, Erie Sudewo menjelaskan salah satu proyek yang sedang dikerjakan BAW.

"The first step-nya, daerah Cianjur menjadi proyek pertama kita dengan luas 4 ha terutama di luar masjid pesatren adalah akan kita buat pemukiman," ujar Erie.

Ditambahkan Erie, pemukiman tersebut berada di tanah wakaf, dengan Harga Pokok Penjualan Rp120 juta.

"Jadi dibayar Rp120 juta diangsur selama masa produktif. Klo dia masuk 30 tahun pensiun 50 tahun berarti mengangsur 20 tahun," ungkap Erie. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo