Minggu, 7 Juni 2020
16 Shawwal 1441 H
Home / Ziswaf / Bangkitkan Sulteng, NU Peduli dan Telkom Gelar Pelatihan UMKM
Foto/dok.NuPeduli
Manajer Program NU Care-Lazisnu, Slamet Tuharie mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Recovery dan Empowerment NU Peduli Sulteng.

Sharianews.com, Palu ~ Tulisan 'Palu Bangkit', 'Donggala Bangkit', 'Sigi Bangkit' tecetak pada tembok-tembok bagian samping rumah di daerah terdampak bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi yang terjadi pada akhir September 2018 di Provinsi Sulawesi Tengah. Tulisan tersebut senada dengan maksud dari kegiatan yang digelar oleh NU Peduli Sulteng.

Manajer Program NU Care-Lazisnu, Slamet Tuharie mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Recovery dan Empowerment NU Peduli Sulteng, untuk memulihkan dan membangkitkan kembali kehidupan masyarakat Sulteng, salah satunya dengan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Guna Sulteng kembali bangkit. Seperti yang sudah kami lakukan di Lombok, dalam program recovery dan empowerment NU Peduli Lombok, kini sudah ada 20 binaan UMKM yang sudah punya produk sendiri. Dan alhamdulillah produk mereka (warga Lombok) sudah dipasarkan," ungkap Slamet, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima sharianews, Senin (5/8)

Slamet menjelaskan bahwa kegiatan bersama 30 peserta UMKM tersebut tidak berhenti pada pelatihan saja, melainkan juga pemberian modal usaha.

"Tapi modal usaha itu jangan hanya diartikan dalam bentuk uang. Modal itu bisa berupa alat atau piranti usaha. Dan pelatihan ini juga sebagai modal untuk memulai dan memantapkan usaha," jelasnya.

30 peserta yang hadir berasal dari Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi, dengan berbagai macam usaha.

Tim NU Peduli juga mengidentifikasi jenis usaha para peserta, waktu usaha, beserta kendala yang dihadapi.

"Kami juga memetakan atau mempersilakan, dari pelatihan ini apakah ada usaha yang mau dikolaborasikan, jadi kelompok atau mau individu," imbuhnya.

Slamet menyampaikan, setelah pertemuan tahap pertama kegiatan tersebut dan Tim NU Peduli sudah mendapatkan data usaha tiap peserta, akan dilakukan pertemuan tahap selanjutnya dengan mengundang beberapa usahawan.

"Setelah kami mendapatkan data dan kami identifikasi, di pertemuan selanjutnya akan kami undang para usahawan untuk memberi pelatihan secara langsung kepada para peserta pelatihan UMKM ini," pungkasnya. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo