Selasa, 23 April 2019
18 Sha‘ban 1440 H
FOTO | dok.kemenag
Sejak tahun 2014, sudah banyak pembangunan maupun revitalisasi infrastruktur di Kemenag dilakukan dengan menggunakan skema pembiayaan SBSN.

Sharianews.com, Jakarta ~ Asrama Haji Sudiang Makassar meraih penghargaan dari Menteri Keuangan dengan capaian kinerja terbaik sebagai pemrakarsa proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada tahun 2018 ini.

Penyerahan penghargaan itu diterima oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati disaksikan oleh Menteri/Pimpinan lembaga terkait.

Menurut Menteri Agama yang diwakili Sekretaris Jenderal Kemenag, Nur Kholis Setiawan, penghargaan ini merupakan ketegori proyek SBSN yang paling cepat selesai pengerjaannya.

“Jadi Kemenkeu melakukan kebijakan monitoring yang sangat ketat terhadap proyek yang berasal dari SBSN Kemenag yang jumlahnya 1,7 triliun di tahun 2018 ini,” kata Nur Kholis di Gedung Danapala Kemenkeu, dilansir dari laman kemenag.

Dipaparkan Nur Kholis, bahwa Kemenag telah menerima pembiayaan SBSN sejak tahun 2014. "Sejak tahun 2014, sudah banyak pembangunan maupun revitalisasi infrastruktur di Kemenag dilakukan dengan menggunakan skema pembiayaan SBSN,"ujar Nur Kholis.

Ditambahkan, sejak tahun 2014 - 2018 dana SBSN telah digunakan untuk melakukan revitalisasi 23 UPT Asrama Haji. SBSN juga telah membantu perbaikan dan pembangunan 708 balai nikah dan asrama haji.

Di bidang pendidikan keagamaan, SBSN juga telah membantu membangun 168 unit gedung kuliah pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, serta 23 lokasi madrasah. "Ke depan, kita berharap makin banyak satker Kemenag dapat merasakan manfaat SBSN," sambung Nur Kholis.

Hal senada juga dikatakan Dirjen PHU Kemenag yang ikut menerima penghargaan. Menurut Nizar, pengharagaan ini merupakan apresiasi dari Menteri Keuangan kerena pembangunan revitalisasi asarama haji Makassar pengerjaanya tepat waktu dan mempunyai perencanaan yang baik.

“Pertama adalah ketepatan waktu pengerjaan, kedua adalah perencaanan yang bagus, dan yang ketiga adalah pencairannya pun sesuai,” kata Nizar.

Sementara itu Kepala UPT Asrama Haji Makassar Muhammad Nasir mengungkapkan kegembiraanya karena mendapatkan penghargaan sebagai Satker terbaik dalam memrakarsai proyek yang didanai melalui SBSN. 

“Kami tentunya sangat begergembira karena asrama haji makassar boleh dibilang dari tahun 2015, 2016, 2017 dan 2018 mendapat SBSN dan Alhamdulillah kami laksanakan dengan tepat waktu tepat pada bulan Desember ini,”kata Nasir. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo