Rabu, 27 Oktober 2021
21 Rabi‘ al-awwal 1443 H
Home / Haji umrah / Asrama Haji Disiapkan Sebagai Tempat Karantina Pasien Covid-19
Foto dok. Kemenag
Merespon permintaan dari Kemenkes dan BNPB.

Sharianews.com, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan UPT Asrama Haji sebagai tempat karantina pasien Covid-19. Ini dilakukan merespon permintaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Permintaan itu muncul karena ketersediaan kamar pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) maupun Rumah Sakit Darurat (RSD) seperti Wisma Atlet Kemayoran sudah tidak lagi memadai.

“Masing-masing asrama haji mempunyai kapasitas 500 kamar,” kata Pelaksana Tugas Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Plt Dirjen PHU) Oman Fathurahman, belum lama ini.

Sementara itu, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim mengatakan pihaknya terus berupaya untuk memberdayakan seluruh asrama haji mulai dari asrama haji embarkasi, asrama haji antara hingga asrama haji transit untuk pelayanan karantina pasien Covid-19, khususnya karantina jemaah umrah.

"Bagaimana upaya kami untuk pemberdayaan asrama haji embarkasi termasuk juga tentu asrama haji antara dan asrama transit dalam konteks penyelenggaraan umrah dan haji khusus.  Kami sudah berapa kali pertemuan-pertemuan untuk merumuskan kedalam regulasi pemberdayaan asrama haji, lebih spesifik lagi tentang pemberdayaan pemanfaatan asrama haji embarkasi, antara dan transit di masa pandemi Covid 19 ini," kata Arfi.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah mengkomunikasikan ke beberapa stakeholder yang terkait. Misalnya dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Satgas penanganan Covid-19 yang dikomandani oleh BNPB, serta Kepolisian untuk penyelenggaraan ibadah umrah.

Rep. Aldiansyah Nurrahman