Minggu, 17 Oktober 2021
11 Rabi‘ al-awwal 1443 H
Home / Keuangan / Asbisindo : Industri Syariah Harus Mampu Bersaing
-
Agar bisa maju dan bersaing dengan BPR konvensional, BPR Syariah harus terus meningkatkan kualitas SDM secara berkelanjutan.

Agar bisa maju dan bersaing dengan BPR konvensional, BPR Syariah harus terus meningkatkan kualitas SDM secara berkelanjutan.

Sharianews.com, Jakarta. Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) menggelar acara pertemuan dengan Direksi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Jabodetabek dan Banten. Kegiatan ini bertajuk, “Silaturahim dan Halal Bihalal Syawal 1439 H”  bertempat di Resto Saung Bambu Riung, Bogor, Kamis (5/7/2018).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asbisindo Kompartemen BPRS Jabodetebek Muhammad Hadi Maulidin Nugraha mengatakan acara ini diadakan untuk membahas tentang BPRS ke depan yang ada di Jabodetabek dan Banten, di antaranya menigkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), para pelaku perbankan syariah.

“Industri syariah harus mampu bersaing, berkesinambungan dan berkelanjutan. Supaya BPRS itu bagus, sesuai dengan aturan yang ditetapkan, tidak menyalahi,”ujar Hadi, di Bogor. Kamis (5/7/2018).

Selain itu, Hadi menjelaskan Abisindo akan mengadakan kegiatan sertifikasi direksi pada 13 Juli 2018 di Bogor, Jawa Barat. Peserta sertifikasi direksi adalah para direktur dan komisaris BPRS Jabodetabek dan Banten.

“Untuk menjadi sorang pengurus harus melewati tahap-tahap itu, bagian dari seleksi. Kita tahu menjadi direksi tidak semudah itu, jadi harus sekolah dahulu,”jelas pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama BPRS Harta Insan Karimah Insan Cita itu.

Lebih lanjut, ia mengatakan akan mengadakan acara pekan olahraga nasional dan seni antar BPRS Jabodetabek dan Banten. “Dulu pernah futsal, nanti lebih luas ada olahraga ada seninya juga. Pesertanya dari Jabodetabek dan Banten dahulu, setelah tahu pemenangnya, akan menjadi perwakilan melawan BPRS daerah lain, di level nasioanal,”paparnya.

Sekertaris DPW Asbisindo Kompartemen BPRS Jabodetebek, Mahrus Junaidi menambahkan adanya acara ini sebagai ajang silaturahmi setetah Idul Fitri. “Silaturahim BPRS Jabodetabek dan Banten ini dihadiri perwakilan direksi dari 23 BPRS se-Jabodetabek dan Banten,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Direktur Marketing BPRS Artha Karimah Isryadi ini, di Bogor, Kamis (5/7/2018).

Acara  silaturahmi dan halal bihalal antar direksi Asbisindo ini berjalan lancer. Dimulai dan berakhir pukul 10:00-15:00 WIB. Selain dihadiri Direksi BPRS Jabodetabek dan Banten, acara juga dihadiri oleh Karsidi, penulis buku, “Ibadah dan Bisnis di BPR Syariah” yang juga turut mempresentasikan bukunya.

Asbisindo sendiri adalah asosiasi perhimpunan perbankan syariah yang ada di Indonesia,  baik itu Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), maupun (BPRS). Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kompartemen BPRS Asbisindo dinahkodai oleh Cahyo Kartiko.

Asbisindo dibentuk di Bandung pada 31 Maret 1992, sebagai  wadah koordinasi lembaga keuangan syariah. Ketika itu, anggotaaanya hanya terdiri atas lima BPRS, sebelum kemudian terbuka untuk seluruh bank syariah.

Sejak tahun 2008, Asbisindo dipimpin oleh BUS. Bersama regulator dan Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. Dalam perjalanannya Asbisindo berhasil menjadi mitra regulator dalam pembentukan sejumlah regulasi, seperti undang-undang perbankan syariah dan undang-undang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).*(SN)

Reporter : Aldiansyah Nurrahman 

Editor : Ahmad Kholil