Rabu, 27 Oktober 2021
21 Rabi‘ al-awwal 1443 H
Home / Haji umrah / Alokasi Diseminasi Pembatalan Haji Rp21 Miliar, Anggota Komisi VIII Kritik Kemenag
Foto dok. Kemenag
Achmad mempertanyakan penggunaan anggaran puluhan miliar rupiah itu untuk masalah yang sebenarnya sudah diketahui masyarakat luas.

Sharianews.com, Jakarta - Alokasi anggaran Kementerian Agama (Kemenag) untuk program diseminasi atau menyampaikan informasi terkait pembatalan keberangkatan jemaah haji 2021 hingga Rp21 miliar lebih dikritik Anggota Komisi VIII dari Fraksi Demokrat Achmad.

Achmad mempertanyakan penggunaan anggaran puluhan miliar rupiah itu untuk masalah yang sebenarnya sudah diketahui masyarakat luas.

"Saya yakin seluruh calon jemaah dan masyarakat Indonesia sudah tahu soal pembatalan ini. Kok kita pakai anggaran untuk menyampaikan ke masyarakat sampai Rp21 miliar gitu," jelasnya, saat Rapat Kerja dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (30/08).

Dalam presentasi Yaqut, tercatat anggaran sebesar Rp21,7 miliar untuk diseminasi terkait pembatalan keberangkatan jemaah haji 2021 dalam tabel realokasi intern Anggaran Tahun 2021. Yaqut telah memutuskan Indonesia tak memberangkatkan calon jemaah haji 1442 Hijriah atau tahun ini imbas pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Achmad menilai dana sebesar itu seharusnya bisa dialokasikan ke program lainnya. Terlebih saat ini pandemi Covid-19 di Indonesia belum usai.

Menurutnya, Yaqut bisa mengalokasikan anggaran tersebut untuk madrasah, pondok pesantren, hingga menambah sumber daya manusia (SDM) penyuluh keagamaan dan KUA di bawah Kemenag.

Rep. Aldiansyah Nurrahman

Tags: