Sabtu, 11 Juli 2020
21 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Keuangan / Allianz Life Syariah Bukukan Kenaikan Premi Bruto 8,1 Persen
Foto dok. Allianz Life Syariah
Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Syariah) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I tahun 2020.

Sharianews.com, Jakarta - Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Syariah) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I tahun 2020.

Pimpinan Allianz Life Syariah Yoga Prasetyo mengatakan Allianz Life Syariah membukukan Pendapatan Premi Bruto 8,1 persen lebih besar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Serta, total aset yang juga meningkat sebesar 1,1 persen dibandingkan kuartal I 2019.

Pertumbuhan positif ini tentu tidak lepas dari perkembangan keuangan syariah di Indonesia. Keuangan syariah dinilai memiliki transparansi dalam pengelolaan sehingga dapat diterima oleh semua masyarakat tanpa membedakan keyakinan dan agamanya.

Oleh karena itu, kami terus berinovasi untuk memperkuat posisi di dalam segmen pasar yang potensial ini dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penetrasi asuransi jiwa, khususnya asuransi jiwa syariah, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui implementasi strategi kami sepanjang tahun 2019 lalu,” jelasnya menegaskan, dalam keterangan tertulis, Senin (29/6).

Ia juga menyampaikan, Allianz Life Syariah berhasil mencatatkan kinerja positif pada tahun 2019 dengan perolehan Pendapatan Premi Bruto sebesar Rp1,2 triliun, atau meningkat sebesar 10,2 persen dibanding tahun sebelumnya.

Total aset juga tercatat mengalami pertumbuhan, yakni sebesar 17,2 persen atau meningkat dari Rp2,9 triliun pada 2018 menjadi Rp3,4 triliun pada tahun 2019.

Hal ini membuktikan bahwa ekonomi syariah saat ini telah menjadi arus baru dalam perekonomian global. Di dua dekade terakhir, industri keuangan syariah terus berkembang dan tumbuh dengan pesat di seluruh dunia, baik di negara berpenduduk mayoritas muslim maupun non-muslim.

Indonesia, yang merupakan negara dengan populasi umat muslim terbesar di dunia, secara signifikan juga memperlihatkan adanya peningkatan akan kebutuhan solusi finansial yang sesuai dengan nilai-nilai syariah serta perkembangan tren gaya hidup halal.

Namun demikian, tingkat penetrasi asuransi syariah di masyarakat relatif masih rendah. Data yang diperoleh dari Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) 2019 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ditemukan bahwa inklusi keuangan syariah baru mencapai 9 persen.

Maka dari itu, dalam rangka mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penetrasi asuransi dan literasi keuangan, Allianz Life Syariah terus berinovasi membuat ragam produk asuransi serta rangkaian inisiatif yang relevan, sesuai dengan tren dan kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui melalui kegiatan Wakaf Allianz Smart Point.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlindungan asuransi jiwa syariah yang merupakan perwujudan prinsip berbagi kebaikan dan saling melindungi. Kami secara aktif mengajak peserta untuk berwakaf melalui Dompet Dhuafa caranya hanya dengan menukar Allianz Smart Point,” tutur dia.

Donasi poin peserta akan diwakafkan untuk penanggulangan pandemi Covid-19 yang kini juga melanda Indonesia. Melalui rangkaian inovasi yang dilakukan, ia optimis Allianz Life Syariah bisa tetap bertumbuh dan mempertahankan kinerja terutama di masa yang menantang ini.

Rep. Aldiansyah Nurrahman