Selasa, 20 Agustus 2019
19 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Keuangan / Alasan BNI Syariah Jalin Kerja Sama dengan DMI
Selain itu, nota kesepahaman ini juga terkait dengan kerja sama dalam konteks kemanusiaan dan keagamaan seperti pembangunan, pengembangan, dan pemberdayaan masjid di Indonesia.

Sharianews.com, Jakarta ~ BNI Syariah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Nota kesepahaman ini terkait dengan kerja sama kartu debit sebagai kartu anggota DMI.

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo menyampaikan, kartu anggota ini diterbitkan oleh BNI Syariah berlaku untuk pengurus dan anggota DMI. Selain itu, nota kesepahaman ini juga terkait dengan kerja sama dalam konteks kemanusiaan dan keagamaan seperti pembangunan, pengembangan, dan pemberdayaan masjid di Indonesia.

Dalam nota kesepahaman ini juga dibahas mengenai pengembangan dan pemanfaatan layanan digital untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi dan budaya di anggota DMI. Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan di Hotel Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (17/7).

Ia menambahkan nota kesepahaman ini sejalan dengan komitmen BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner. “BNI Syariah turut menjadikan masjid sebagai partner yang diharapkan bisa mendukung kemakmuran masjid di Indonesia,” kata Firman, lewat keterangan tertulisnya, Kamis (18/7).

Potensi kerja sama ini cukup bagus, Firman menjelaskan jumlah masjid yang terdaftar dalam DMI diperkirakan sebanyak 49 ribu. Sampai akhir tahun diharapkan seluruh anggota DMI terdaftar kartu tanda anggota BNI Syariah.

Selain potensi kartu debit, kerja sama ini juga bertujuan untuk memakmurkan masjid. Ke depan BNI Syariah berharap bisa terus mendukung dan memakmurkan masjid sehingga masyarakat di sekitar masjid bisa sejahtera

Terkait dengan sinergi memakmurkan masjid, BNI Syariah telah melakukan program Pelatihan Manajemen Masjid sejak 2018. Pelatihan Manajemen Masjid merupakan program pelatihan dalam hal manajemen keuangan, organisasi, penyusunan program masjid, dan pengembangan usaha mandiri masjid yang diikuti oleh perwakilan masjid.

Selama tahun 2018, Pelatihan Manajemen Masjid telah dilaksanakan di 10 kota, diikuti oleh 2.284 peserta dan 1.256 masjid. Pada pelaksanaan program pelatihan masjid di 2018, BNI Syariah berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah dan volume rekening masjid di seluruh wilayah lokasi pelaksanaan program.

Hal ini menjadi salah satu penopang portofolio Dana Pihak Ketiga BNI Syariah secara keseluruhan di tahun 2018 mencapai Rp35,50triliun, tumbuh sebesar 20,82 persen dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari 3 juta.

Target pelaksanaan Pelatihan Manajemen Masjid 2019 ini lebih tinggi dibanding pelaksanaan pada tahun 2018, yaitu di 20 kota dengan peserta sebanyak 4 ribu orang dari 2 ribu masjid. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo