Sabtu, 20 April 2019
15 Sha‘ban 1440 H
FOTO | Dok. Tribun Jabar - Tribunnews.com
Beragam cara milenial mengisi malam pergantian tahun 2019. Ada yang keluar rumah untuk berkumpul bersama sahabat dan keluarga, ada yang memilih berkumpul di rumah, dan ada yang mengisi dengan zikir dan muhasabah di rumah Ibadah.

Sharianews.com, Jakarta ~ Tahun baru 2019 menurut perhitungan masehi tinggal menghitung jam lagi. Sebagian dari kaum milenial pun memiliki rencana tersendiri, namun sebagian yang lain memilih untuk melakukan rutinitas seperti biasanya alias tidak ada suatu yang spesial.

Rifka (23 tahun) warga Depok misalnya, mengaku kegiatan luar ruangan (outdoor) menjadi pilihannya. Seperti mendaki gunung, bukit, atau hanya sekadar berkemah (camping) di hutan bersama teman-temannya.

Ada pula yang memilih menghabiskan waktunya bersama keluarga di rumah. Seperti, Aqila (16 tahun),  warga Jakarta yang mengaku lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarga, dan hal itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri. "Biasanya sih, ya kumpul-kumpul keluarga saja, itu sudah lebih menyenangkan ketimbang pergi-pergi ke tempat wisata,"ujarnya,Senin (31/12).

Namun, sebagian besar milenial menurut survei melalui sosial media, justru memanfaatkan waktu tersebut untuk bermalam di masjid. Nasrullah (22 tahun) dan Halimah (22 tahun) warga Jakarta misalnya, lebih memilih untuk tidak melakukan perayaan sebagaimana anak muda pada umumnya. Kecuali mengisinya dengan hal yang bermanfaat, seperti bergabung dalam sebuah majelis atau program malam bina iman dan taqwa (mabit) yang diadakan masjid-masjid besar.

"Saya, sih lebih pilih pergi mabit, dzikir ke salah satu masjid. Walaupun cuma sendiri. Dan pilihan masjid yang akan dikunjungin tergantung dari pembicaranya siapa,"kata Halimah kepada sharianews.com. 

Masjid Jakarta 

Di antara masjid penyelenggara kegaitan zikir di malam tahun baru 2019 ialah masjid Istiqlal Jakarta Pusat. Masjid Istiqlal mengadakan malam muhasabah dan Qiyamul Layl (Sholat Malam). Pengisi acara antara lain Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, yang juga imam besar Masjid Istiqal, dan Laksma TNI (PUR) KH. Asep Saepudin sebagai pengisi acara mauidhah hasanah. Serta akan hadir pula tim hadroh Al Aufa dan Remaja Masjid Istiqlal.

Begitu pula Masjid Baitul Ihsan BI, yang mengadakan acara dzikir Al- Matsurat, Muhasabah, Dialog atau Tausiyah serta Spirit MQ pagi. Untuk mengisi ceramah antara lain mengundang Ustadz Hendra Irawan, Ustadz Hendri Nur, Ustadz Dadang dan Ustadz Sunarto Al-Hafidz sebagai pengisinya dan acara dimulai dari pukul 18.00 WIB hingga 08.00 WIB.

Ada juga Masjid At-Tiin di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Menjadi bagian dari rangkaian acara, Masjid At Tiin menghadirkan Lukman Hakim Saifuddin, KH Cholil Mafis, Muhadjir Effendy, KH M Arifin Ilham, KH Tengku Zulkarnain, Muzamil Hasballah dan Cholidi Asadi Alam sebagai pembicara. ACara bertajuk Dzikir Nasional ini dimulai dari pukul 18.00 hingga 24.00. (*)

 

Reporter: Fathia Rahma Editor: Ahmad Kholil