Selasa, 20 Agustus 2019
19 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Keuangan / Adakan Internasional Lecture, STEI SEBI Bahas Tantangan Akuntan Syariah Era 4.0
M. Jusuf Wibisana, Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) kompartemen akuntan syariah menyampaikan bahwa tantangan industri dengan kemajuan teknologi, tidak menjadikan etika bagi para akuntan menjadi hilang. Bahkan harus lebih baik lagi, terutama aspek integritas dan objektivitas.

Sharianews.com, Jakarta ~ Tantangan industri 4.0 tidak hanya merambah dunia teknologi, tetapi juga dunia akuntan dan auditor professional, yang mengalami tantangan serupa.

Terkait hal tersebut, dalam acara yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI, di Depok, 10 April 2019, M. Jusuf Wibisana, Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) kompartemen akuntan syariah menyampaikan bahwa tantangan industri dengan kemajuan teknologi, tidak menjadikan etika bagi para akuntan menjadi hilang. Bahkan harus lebih baik lagi, terutama aspek integritas dan objektivitas.

“Sudah sepatutnya seorang akuntan Muslim mengedapankan sikap ihsan dan berharap rida Allah dalam menjunjung dua aspek tersebut,” jelas Jusuf, dalam rilis yang diterima Sharianews, Jumat (12/4).

Selaras dengan pernyataan tersebut, Manager Konsultan Salihin Abang Malaysia Salihin mengatakan, Malaysia pada tahun 2019 telah menyiapkan dana sebesar 210 miliar ringgit Malaysia untuk menyokong industri 4.0.

Evolusi industri dengan intelegensi artifisial (AI), blockchain, big data, digitalisasi, cloud, turut membantu dalam pekerjaan seorang akuntan dan auditor ke depannya. Sebut saja pemanfaatan blockchain dalam penyaluran waqaf dan zakat, belum lagi robo shariah advisory dengan memanfaatkan AI untuk mengatur keuangan.

“Guna menanggapi hal tersebut, setidaknya dari tahun 2017 Lembaga Salihin abang telah memanfaatkan intelegensi artifisial (AI) dalam beberapa aplikasi software akuntansi. Selain itu pemanfaatan blockchain menghadirkan aplikasi waqaf chain dan fintech” ujar lulusan Universitas Malaysia Trengganu itu.

STEI SEBI Depok mengadakan  Internasional Lecture dengan tema “Challenge and Opportunity of Industrial Revolution 4.0 Toward Education and Professional Competencies on Shariah Accounting". Acara ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa, dosen, praktisi akuntan dan auditor.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Himpunan Prodi Akuntansi Syariah STEI SEBI. Sepky Mardian, Ketua Prodi Akuntansi Syariah STEI SEBI menyampaikan dunia akademik haruslah berjalan beriringan dengan kebutuhan industri, terutama kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Sehingga acara ini penting dan menjadikan kebutuhan mahasiswa maupun dosen. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: