Minggu, 28 November 2021
23 Rabi‘ at-akhir 1443 H
Home / Keuangan / AASI Terima Amanat Wapres Bantu Spin Off UUS Asuransi Syariah
Foto dok. Pexels
43 dari 59 perusahaan asuransi syariah merupakan unit usaha syariah yang harus spin-off paling lambat pada 2024.

Sharianews.com, Jakarta - Asuransi syariah diwajibankan melakukan spin off atau pemisahan unit usaha syariah pada tahun 2024, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2014 tentang  Perasuransian.

Merespon hal tersebut, Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menyatakan komitmennya untuk membantu seluruh unit syariah perusahaan asuransi yang berkepentingan untuk spin off sesuai amanat undang-undang.

“AASI siap menerima amanat sebagaimana yang disampaikan Bapak Wakil Presiden RI (Ma’ruf Amin) untuk membantu seluruh unit Syariah dalam mempersiapkan spin-off,” kata Ketua Umum AASI Tatang Nurhidayat, dalam Milad AASI ke-18, Sabtu (14/08).

Saat ini tercatat 43 dari 59 perusahaan asuransi syariah merupakan unit usaha syariah yang harus spin-off paling lambat pada 2024.

Pada kesempatan yang sama Ma’ruf Amin menekankan bahwa tantangan bagi industri asuransi syariah ke depan, yang juga sekaligus peluang untuk tumbuh lebih cepat adalah realisasi kewajiban spin off atau pemisahan unit usaha syariah pada tahun 2024, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang No. 40 Tahun 2014 tentang  Perasuransian, pemisahan unit syariah menjadi entitas sendiri yang akan mendorong perusahaan lebih fokus dan inovatif dalam mengembangkan usaha.

”Dari 59 perusahaan asuransi syariah 43 diantaranya merupakan unit usaha syariah, sehingga dalam tenggat waktu sampai tahun 2024, unit usaha syariah ini sudah menjadi perusahaan asuransi syariah. Untuk itu AASI harus mendorong dan membantu setiap anggotanya untuk merealisasikan spin off sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” ungkap Wapres.

Rep. Aldiansyah Nurrahman