Minggu, 26 Mei 2019
22 Ramadan 1440 H
Home / Keuangan / AASI Beberkan Tantangan Asuransi Syariah
FOTO I Dok. Syari'ahX
Tantangan selanjutnya dari segi proses dan pelayanan. Perusahaan asuransi syariah harus mampu mengadopsi teknologi untuk mempercepat proses dan pelayanan, terutama dalam hal pembayaran.

Sharianews.com, Jakarta ~ Sekretaris Jenderal Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Srikandi Utami menyampaikan, perusahaan asuransi syariah mempunyai sejumlah tantangan untuk menghadapai masa depan.

Srikandi memaparkan, jika dilihat dari sisi human capital, perusahaan asuransi syariah memiliki beragam tantangan. Hal tersebut terkait dengan jumlah tenaga ahli syariah.

“Apakah kita memiliki tenaga ahli syariah yang memahami bagaimana mengelola risiko syariah. Bagaimana membuat produk syariah yang baik,” jelas Srikandi, beberapa waktu lalu.

Kemudian dari sisi teknologi, bagaimana dengan teknologi bisa membuat suatu produk yang menarik, sederhana dan tidak bisa memangkas proses kerja, sehingga lebih efisien.

Selanjutnya, terkait produk dan saluran distribusi. Menurut Srikandi produk asuransi syariah, tentu dipasarkan sesuai dengan segmen dan distribusinya.

“Tantangan yang kita hadapi bahwa sekarang masuk era digital, bagaimana produk-produk ini mengadopsi digital untuk mencapai costumer lebih cepat. lebih murah, dan lebih menarik,” tutur Srikandi.

Tantangan selanjutnya dari segi proses dan pelayanan. Perusahaan asuransi syariah harus mampu mengadopsi teknologi untuk mempercepat proses dan pelayanan, terutama dalam hal pembayaran.

Tantangan terakhir yaitu regulasi. Memasuki era digital, dibutuhkan regulasi untuk menjamin keamanan dalam bertransaksi.

Ia juga mengingatkan, saat ini perusahaan asuransi syariah harus memikirkan tantangan ke depan,. Bagaimana seorang agen asuransi ketika bertemu nasabah tidak lagi membawa kertas, tetapi cukup dengan menggunakan smartphone, dalam mempresentasikan bisnis dan keperluan lainnya. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo