Senin, 16 September 2019
17 Muḥarram 1441 H
Home / Haji umrah / 72 Persen Jemaah Haji Khusus Telah Melunasi BPIH
FOTO I dok. Bacaanmadani.com
Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) khusus telah berjalan. Sejak 26 Maret lalu hingga 2 April 2019 dibuka pelunasan untuk tahap pertama. Sedangkan pelunasan tahap kedua akan berlangsung 12-16 April 2019.

Sharianews.com, Jakarta. Kuota jemaah haji khusus tahun ini telah ditetapkan sebanyak 17.000 orang. Kuota tersebut diperuntukkan bagi jemaah haji sebanyak 15.663 orang dan petugas dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) sebanyak 1.337 orang.

Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) khusus telah berjalan. Sejak 26 Maret lalu hingga 2 April 2019 dibuka pelunasan untuk tahap pertama. Sedangkan pelunasan tahap kedua akan berlangsung 12-16 April 2019.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, M Arfi Hatim, menyebutkan progress pelunasan BPIH khusus cukup signifikan. Selama empat hari pelunasan kuota jemaah yang belum melunasi tersisa 4.398 orang.

“Jumlah jemaah haji khusus yang telah melunasi sampai dengan penutupan hari ini tercatat 11.265 orang atau 71,92 persen,” tutur Arfi di Jakarta, seperti dilansir dari laman kemenag. Jumlah tersebut belum termasuk jemaah haji cadangan yang sudah melunasi.

Berdasarkan laporan yang dirilis Jumat (29/3) sore, ada 1.094 jemaah haji cadangan yang telah membayar setoran lunas BPIH khusus. “Bagi jemaah haji khusus yang masuk kuota pelunasan BPIH tahun ini diharapkan segera melakukan pelunasan. Bagi jemaah tidak melunasi BPIH akan dimasukkan dalam kuota keberangkatan tahun berikutnya,” ungkap Arfi.

Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 123 Tahun 2019, mengatur tentang petunjuk pelaksanaan pelunasan BPIH khusus dan pengurusan dokumen haji khusus. Pelunasan BPIH khusus tahap kesatu diperuntukkan bagi jemaah haji yang berhak melunasi, jemaah haji lunas tunda, dan jemaah haji cadangan. Jumlah jemaah haji cadangan juga ditetapkan sebanyak 20 persen atau setara dengan 3.132 orang.

Dalam Keputusan Dirjen tersebut juga diatur mengenai pengisian kuota tahap kedua. Priortitas pelunasan tahap kedua diberikan jemaah yang masuk kategori gagal system di tahap kesatu, jemaah yang pernah berhaji, jemaah lansia beserta pendamping, dan penggabungan mahram.

“Apabila setelah pelunasan tahap kedua tetap terdapat sisa kuota maka kami akan atur kembali waktu dan pelaksanaan pelunasan tahap berikutnya,” tandasnya.

Sementara itu menurut data perkembangan pelunasan BPIH regular hari ke-9 telah menembus angka 136.396 orang (67,33 persen). Jumlah tersebut termasuk 1.269 jemaah yang melunasi menggunakan mekanisme nonteller. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo