Kamis, 17 Oktober 2019
18 Ṣafar 1441 H
Home / Lifestyle / 6 Pilihan Investasi Syariah bagi Milenial
FOTO I Dok. Sharianews.com
Pilih instrumen investasi sesuai kebutuhan perencanaan keuangan anda

Sharianews.com, Jakarta. Dalam membuat perencanaan keuangan secara islami, memilih instrumen investasi yang tepat sesuai syariah memang wajib diketahui. Langkah utama sebelum memulai investasi adalah mengenali dulu urutan jenis investasi yang ingin digunakan. Mulai dari yang paling gampang hingga yang paling menguntungkan dalam jangka panjang. Nah, tertarik untuk berinvestasi? Berikut urutan pilihannya.

  1. Tabungan Mudharabah

Menabung adalah pilihan paling mudah dalam memulai investasi. Banyak jenis tabungan yang ditawarkan oleh bank. Tabungan mudharabah adalah tabungan yang dijalankan dengan akad mudharabah (bagi hasil) oleh bank syariah. Dalam pengelolaanya, bank syariah memberikan bagi hasil setiap bulan sesuai dengan pendapatan bank. Tabungan mudharabah jenisnya beragam. Jika ingin mendapatkan bagi hasil yang lebih maksimal dan ingin disiplin dalam menabung, anda bisa membuka rekening tabungan rencana.

  1. Deposito Mudharabah

Deposito mudharabah adalah jenis investasi berjangka mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan. Anda cukup menempatkan dana sesuai dengan jumlah minimal yang sudah ditentukan oleh bank. Setiap bank memiliki syarat minimal penempatan dana dengan tenor (jangka waktu) yang berbeda. Pada akhir periode atau setiap tanggal pembukaan rekening deposito, anda akan mendapatkan bagi hasil sesuai dengan pendapatan bank. Umumnya, bagi hasil deposito mudharabah jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan. Semakin besar nominal deposito yang disimpan, semakin besar pula bagi hasil yang akan anda terima.

  1. Emas

Emas sebagai salah satu alat lindung nilai harta, memang masih menjadi andalan investasi. Nilainya yang stabil, membuat emas menjadi pilihan favorit bagi semua orang. Anda bisa memiliki emas dengan cara menabung atau mencicil di pegadaian maupun bank syariah dengan menggunakan akad Murabahah (jual-beli).

  1. Sukuk

Dahulu, sukuk dikenal dengan sebutan obligasi syariah. Secara definitif obligasi berarti surat pengakuan utang yang diterbitkan secara resmi oleh pemerintah. Perbedaan antara obligasi konvesional dengan sukuk terletak pada pelaksanaannya, yang lebih menekankan pada sifat investasi sebagai sertifikat kepemilikan atau penyertaan. Anda bisa membeli sukuk melalui bank yang ditunjuk sebagai agen resmi oleh pemerintah.

  1. Reksa Dana Syariah

Salah satu investasi syariah yang kian hari kian digandrungi masyarakat adalah reksa dana syariah. Reksa dana syariah adalah jenis investasi di mana keseluruhan prosesnya memenuhi syarat halal. Bagi anda yang sudah cukup mengenal dunia investasi, reksa dana syariah bisa menjadi pilihan. Pada umumnya reksa dana syariah memberikan imbal hasil yang melebihi bagi hasil deposito. Tergantung jenis reksa dana yang anda beli. Anda bisa membeli reksa dana di bank yang menjadi agen atau melalui platform toko daring.

  1. Saham Syariah

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyediakan dua indeks syariah yang bisa menjadi acuan dalam berinvestasi, yakni Jakarta Islamic Index (JII) dan Indonesia Sharia Stock Index (ISSI). Bagi anda yang ingin membeli saham syariah, anda bisa memilih saham perusahaan yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES). DES akan direview oleh BEI dan Dewan Syariah Nasional (DSN MUI) setiap 6 bulan sekali. Tentukan dulu, apakah ingin membeli saham melalui reksa dana atau melalui broker. Jika melalui broker, pilih dulu brokernya siapa, ketahui pula sudah berapa lama di pasar modal, kemudian lihat produk apa saja yang dikeluarkan. Sedangkan untuk investasi di reksa dana saham, anda dapat langsung membeli melalui manajer investasi, bank atau agen penjual efek reksa dana.

 

Nah, itulah 6 jenis investasi yang bisa dipilih dalam membuat perencanaan keuangan secara islami. Bagi anda yang ingin membangun fundamental keuangan dengan baik, rencanakanlah sedini mungkin agar hidup lebih berkah, terarah dan berkualitas. Selamat berinvestasi!

 

Achi Hartoyo