Sharianews | 5 Tahap Mengelola Keuangan
Kamis, 18 Oktober 2018 / 08 Ṣafar 1440

5 Tahap Mengelola Keuangan

Jumat, 5 Oktober 2018 09:10
5 Tahap Mengelola Keuangan
FOTO I Dok. Sharianews.com

Saatnya mengubah kebiasaan supaya hidup lebih berkah dan bermanfaat

Sharianews.com, Jakarta. Anda sering mendengar ungkapan “Rezeki di tangan Tuhan”? Semua rezeki yang dinikmati manusia di bumi ini, memang berasal dari Tuhan. Dalam pandangan banyak orang, rezeki sering diidentikkan dengan uang. Memang benar, uang adalah bagian dari rezeki, namun tidak semua rezeki berbentuk uang.

Lalu, apakah benar rezeki dalam bentuk uang, ketika sudah di tangan manusia, Tuhan ikut campur mengaturnya? Tentu tidak, Tuhan menyerahkan seratus persen pengelolaan uang, kepada manusia. Bagaimana sebaiknya mengelola rezeki yang berbentuk uang tersebut? Apa saja yang harus kita lakukan agar uang yang kita kelola dapat memberikan nilai manfaat? Berikut ini tahapannya:

1. Mengumpulkan

Uang, sebagaimana benda mati lainnya, tidak akan datang sendiri kepada kita. Setiap manusia diwajibkan berikhtiar untuk memperolehnya. Tahapan pertama dalam mengelola uang adalah mengumpulkannya. Bagaimana kita akan mengelola uang, jika kita tidak bisa mengumpulkannya? Jangan terjebak dengan paradigma yang salah tentang uang. Misalnya, “Untuk apa mengumpulkan uang, toh tidak akan dibawa mati”. Memang benar uang bukanlah segala-galanya, tapi segalanya butuh uang, bukan?

2. Mengalokasikan

Jika kita sudah mampu mengumpulkan uang, tahap selanjutnya adalah mengalokasikannya. Uang yang sudah kita kumpulkan, kita alokasikan sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Ingat bedakan antara kebutuhan dengan keinginan. Kebutuhan ada batasnya, sedangkan keinginan tidak terbatas

3. Menyimpan

Anda ingat kisah Nabi Yusuf? Ya, dalam kitab suci, Tuhan memerintahkan beliau untuk menyimpan cadangan makanan selama 7 tahun, karena akan datang masa paceklik. Menyimpan sebagian uang sebagai cadangan, wajib hukumnya. Cadangkan minimal sepuluh persen dari penghasilan kita untuk mengantisipasi “masa paceklik” ataupun hal-hal yang tidak bisa kita duga

4. Menginvestasikan

Sebagian orang bekerja untuk mendapatkan uang, sebagian lainnya, uang bekerja untuk mereka. Jika  menginginkan uang bekerja untuk kita, saatnya Anda menginvestasikan sebagian uang yang sudah diperoleh untuk masa depan. Membeli sebidang tanah, emas, surat berharga atau apapun yang harganya akan terus naik di masa yang akan datang. Bukan sebaliknya, membeli harta yang nilainya akan turun

5. Menyalurkan

Menyalurkan sebagian uang atau harta kepada mereka yang membutuhkan, merupakan kebiasaan yang baik. Ingat, agama berpesan “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah”. Membantu dengan ikhlas bisa dipastikan akan membuat kita yang memberi semakin banyak menerima. Dengan memberikan sebagian rezeki yang kita peroleh, berarti kita ikut menjaga keseimbangan kehidupan di dunia.

Nah, kini saatnya Anda mengubah kebiasaan supaya hidup lebih berkah dan bermanfaat. Selamat mencoba!

 

 

Achi Hartoyo


KOMENTAR

Login untuk komentar