Selasa, 23 April 2019
18 Sha‘ban 1440 H
-
Berhijab tak menghalangi mereka berlaga di ajang olahraga bergengsi di Asia. Banyak dari mereka sukses memenangkan pertandingan di tingkat nasional maupun internasional.

Berhijab tak menghalangi mereka berlaga di ajang olahraga bergengsi di Asia. Banyak dari mereka sukses memenangkan pertandingan di tingkat nasional maupun internasional.

Untuk kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan Pesta Olahraga Asia (Asian Games). Sebelumnya, pada Asian Games IV tahun 1962, yang diadakan di Jakarta. Lebih dari 50 tahun lalu. Pada Asian Games ke-18 ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pesta Olahraga Asia ini diadakan di dua kota sekaligus: Jakarta dan Palembang.

Asian Games ke-18 ini diadakan pada 18 Agustus-2 September 2018 dengan 40 cabang olahraga. Pesta olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun ini merupakan ajang bergengsi di tingkat Asia dengan atlet-atlet unggulan masing-masing negara. 

Di antara atlet itu tak sedikit yang mengenakan hijab. Bagi mereka, berhijab tak menghalangi dan mengganggu aktivitas olahraga mereka. Mereka tetap dapat mengeksplorasi diri sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing. Bahkan banyak dari mereka sukses memenangkan pertandingan di tingkat nasional maupun internasional.

Kini, mereka siap berlaga untuk mengharumkan nama Indonesia di Asia. Berikut di antara lima atlet berhijab yang mengikuti berbagai cabang olahraga di Asian Games ke-18.

  1. Diananda Choirunisa

 Diananda Chorunisa merupakan atlet panahan yang memakai jilbab sejak tahun 2015. Ia menargetkan pada Asian Games kali ini meraih medali emas untuk Indonesia. Sebelumnya, ia telah berhasil memperoleh medali emas mewakili cabang olahraga panahan di Sea Games 2017 di Malaysia.  

“Sebagai hijabers, aku ingin membuktikan kepada semua orang bahwa pilihanku memakai hijab tidak menghalangiku dalam mewujudkan cita-citaku menjadi juara dunia,” tulis perempuan berusia 20 tahun ini di akun Instagram miliknya, 22 september 2017 lalu.

Mahasiswi Jurusan Psikologi di Universitas Airlangga, Surabaya, ini terjun ke dunia panahan sejak usia tujuh tahun. Ia terinspirasi dari sang ayah sebagai atlet silat yang sering mendapatkan medali. Di Asian Games 2018 ini, Diananda menjadi atlet andalan Indonesia di cabang olahraga panah.  

“Bagiku yang paling membanggakan adalah bisa mengibarkan Bendera Merah Putih di setiap event yang aku ikuti. Sea Games 2017 kemarin aku telah berhasil mengibarkan Bendera Merah Putih di tiang paling tinggi. Doaku tahun ini semoga bisa mengibarkan kembali Bendera Merah Putih di tiang paling tinggi pada Asian Games 2018,” tulisnya di akun Instagram milknya, 4 januari 2018 lalu. 

  1. Yaisha Putri Yasandi

Yaisha Putri Yasandi merupakan salah satu atlet tenis dinding (squash) kebanggaan Indonesia saat ini. Perempuan kelahiran 9 Mei 1999 ini mulai menekuni cabang olahraga itu sejak 11 tahun lalu. Perempuan asal Balikpapan ini pernah membawa perunggu untuk kategori regu putri pada Sea Games 2017 dan PON 2016 di Jawa Barat. Ia juga pernah meraih medali emas untuk kategori perorangan pada Pra Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur tahun 2017.

  1. Pipit Kamelia

Pipit Kamelia merupakan atlet pencak silat putri. Ini adalah kali pertama ia bertanding di Asian Games. Silat adalah cabang olahraga baru di Asian Games.

Perempuan kelahiran 6 Januari 1995 ini sudah banyak memenangkan kejuaraan tingkat nasional maupun dunia. Ia pernah meraih mendali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. Pada tahun 2017 ia juga kembali meraih medali emas dari Belgia terbuka dan perak pada Sea Games yang digelar di negeri Jiran.  

  1. Aries Susanti

Aries Susanti merupakan atlet panjat tebing perempuan Indonesia yang akan tampil di Asian Games 2018. Dara kelahiran Grobogan, Jawa Tengah ini terkenal dengan julukan spiderwoman di kampusnya. ia pernah mengalahkan pemanjat Rusia Elena Timofeeva dengan catatan waktu 7,51 detik. Mei lalu perempuan kelahiran 21 Maret 1995 ini meraih medali emas untuk nomor speed dalam Kejuaraan Internasional di Chongqing, China.

  1. Dhean Titiania Fajrin 

Dhean Titania Fajrin adalah atlet taekwondo berprestasi. Ia mendapatkan medali emas di kelas 46 kilogram putri dalam PON 2016 Jawa Barat. Prestasi yang membuat ia langsung masuk skuad Indonesia di Sea Games 2017. Kemudian di Kejuaraan Asia, ia meraih medali perunggu.  

Reporter: Linda Sarifatun. Editor: A.Rifki.