Rabu, 27 Oktober 2021
21 Rabi‘ al-awwal 1443 H
Home / Haji umrah / 25 Asrama Haji Siap Digunakan untuk Isolasi Pasien Covid-19
Foto dok. Kemenag
Asrama haji dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat umum, tidak terbatas bagi jemaah haji saja.

Sharianews.com, Jakarta - Ada 25 asrama haji yang siap digunakan untuk isolasi pasien Covid-19 atau bisa juga dialihfungsikan sementara sebagai rumah sakit pelayanan Covid-19.

Demikian disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. “Silahkan saja mudah-mudahan kontribusi dari kami dapat bermanfaat bagi umat," ujarnya, Minggu (08/08).

Ia menegaskan, asrama haji dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat umum, tidak terbatas bagi jemaah haji saja.  

"Asrama haji bukan hanya untuk jemaah haji, karena pelaksanaan haji hanya setahun sekali, jadi bisa saja digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi umat," ucap Yaqut.

Tugas pemerintah adalah melayani masyarakat sebaik-baiknya. Untuk itu semua fasilitas yang dibangun dengan uang negara bisa digunakan masyarakat selama itu untuk kepentingan bersama, termasuk asrama haji.

"Apalagi saat kondisi pandemi seperti sekarang ini, alih fungsi sementara asrama haji menjadi rumah sakit penanganan pasien covid sangat boleh dilakukan," ujar Menag.

Kementerian Agama dan Kementerian BUMN bekerjasama  mengalihfungsikan sementara Asrama Haji Lampung menjadi Rumah Sakit Bintang Amin Ekstensi Asrama Haji Lampung dengan menggunakan gedung Multazam sebagai gedung rumah sakit dan gedung  Jabal Qubis sebagai asrama para nakes.

Sebelumnya, pada 19 Juli 2021 lalu Menteri Agama, Menteri BUMN dan Menteri Kesehatan juga sudah meresmikan penggunaan alih fungsi sementara Asrama Haji Pondok Gede jakarta menjadi rumah sakit Pertamina Jaya (RSPJ) Ekstensi Arafah.

Rep. Aldiansyah Nurrahman