Minggu, 24 Maret 2019
18 Rajab 1440 H
x
FOTO I Dok. KajianPustaka
Ada empat hal yang perlu ditingkatkan dan menjadi concern kita bersama, yaitu penguatan dukungan regulasi, penguatan kelembagaan dan SDM ekonomi syariah, dan edukasi publik mengenai pentingnya berekonomi secara syariah.

Sharianews.com, Jakarta. Direktur Pusat Kajian Strategis Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Dr. Irfan Syauqi Beik menjelaskan perkembangan ekonomi syariah di tahun 2019 ini akan menunjukkan tren yang positif.

"Tidak dapat dimungkiri bahwa perkembangan ekonomi syariah menunjukkan tren yang positif, dan diprediksi di tahun 2019 masih akan berlanjut," ujar Irfan seperti yang dikutip dari kolom Republika tentang fokus peningkatan ekonomi syariah.

Dirinya mencotohkan pangsa pasar industri perbankan syariah masih berada di kisaran 5.8 – 6 persen dibandingkan dengan total aset perbankan nasional, dan total industri keuangan syariah baru memiliki pangsa pasar sekitar delapan persen dibandingkan industri keuangan konvensional secara keseluruhan.

Selain itu, pada sektor zakat diprediksi tumbuh dan dapat tembus di atas 7-8 triliun. "Meski tumbuh 25 kali lipat dalam lima belas tahun terakhir, dan diprediksi bisa menembus Rp 7-8 triliun tahun ini, tetapi penghimpunan zakat masih belum mampu melewati angka 10 persen dari total potensi yang dimilikinya," sambung Irfan.

Perlu diketahui, dinukil dari buku outlook zakat Indonesia 2019, data skenario penghimpunan zis 2019 3 skenario yaitu optimis, moderat dan pesimis. Skenario optimis diindikasikan apabila angka pertumbuhan penghimpunan di atas 30%. Selanjutnya untuk skenario moderat diindikasikan tumbuh di antara 20-30%. Sedangkan skenario pesimis, diindikasikan jika pertumbuhan penghimpunan berada di bawah 20%.

Dengan kondisi yang ada, dan dengan potensi besar yang dimiliki Indonesia, maka Indonesia harus semakin serius mengembangkan ekonomi syariah. Karena itu, Irfan yang juga direktur Center for Islamic Business and Economic Studies (CIBEST) IPB ini berharap upaya penguatan instrumen ekonomi syariah bisa semakin ditingkatkan.

"Ada empat hal yang perlu ditingkatkan dan menjadi concern kita bersama, yaitu penguatan dukungan regulasi, penguatan kelembagaan dan SDM ekonomi syariah, edukasi publik mengenai pentingnya berekonomi secara syariah, sedangkan yang terakhir adalah perlunya penguatan kajian dan riset yang bersifat aplikatif dan berorientasi pada kebijakan ekonomi syariah," pungkas Irfan. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo