Minggu, 5 Juli 2020
15 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Keuangan / 2019, Aset BCA Syariah Tumbuh 22,3 Persen
Aset BCA Syariah di Desember 2019 mencapai Rp8,6 triliun.

Sharianews.com, Jakarta ~ PT. Bank BCA Syariah menutup 2019 dengan pertumbuhan positif di atas industri perbankan syariah. Aset BCA Syariah di Desember 2019 mencapai Rp8,6 triliun. Nilai tersebut meningkat 22,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya year on year (yoy). Pertumbuhan tersebut didukung oleh pembiayaan serta penghimpunan dana yang cukup agresif.

Sementara aset perbankan syariah tumbuh 12,5 persen yoy (data November 2019). Hal tersebut disampaikan oleh Direktur BCA Syariah, Pranata Nazamuddin, dalam kegiatan Media Update: Pemaparan Kinerja BCA Syariah 2019, di Kantor Pusat BCA Syariah, Jakarta, Selasa (18/2). 

"Pertumbuhan aset BCA Syariah di antaranya didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). Di tengah likuiditas yang cukup ketat, BCA Syariah mampu menunjukkan pertumbuhan DPK sebesar 12,7 persen yoy menjadi sebesar Rp6,2 triliun," katanya.

Ia menjelaskan pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan produk giro sebesar Rp229,1 milyar, produk deposito sebesar Rp 86,9 milyar, dan produk tabungan yang meningkat sebesar Rp34,3 milyar dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Komposisi CASA menunjukkan perbaikan di mana pada Desember 2019 CASA meningkat 10 persen menjadi 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Penyaluran pembiayaan BCA Syariah di Desember 2019 mencapai Rp5,6 triliun atau meninggat 15,2 persen secara yoy sementara industri perbankan syariah tumbuh 11,6 persen yoy (data November 2019). Komposisi pembiayaan terbesar disalurkan untuk pembiayaan komersial sebesar Rp4,34 triliun dengan komposisi sebesar 76,6 persen, diikuti oleh pembiayaan UMKM sebesar Rp1,18 triliun dengan komposisi 20.96 persen dari total portofolio pembiayaan. 

Penyaluran pembiayaan BCA syariah selalu diimbangi dengan upaya-upaya untuk menjaga kualitas aktivanya. Hasilnya, Non Performing Financing (NPF) Gross tetap terjaga di 0,58 persen dan NPF Nett di 0,26 persen. Portofolio BCAS terjaga dengan baik dan sehat dimana Loan At Risk (LaR) berada pada posisi 5,81 persen, sementara Industri berada di posisi 18,12 persen. 

Profitabilitas perusahaan meningkat secara berkesinambungan dengan perolehan laba sebelum pajak di Desember 2019 sebesar Rp83 milyar meningkat 15,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp72 milyar. Sementara itu, laba setelah pajak tercatat sebesar Rp67,2 milyar.

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: