Minggu, 5 Juli 2020
15 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Lifestyle / 17 Ribu Siswa Daftar Seleksi Madrasah Aliyah
FOTO I Dok. pexels.com
SNPDB madrasah terbagi menjadi tiga, yaitu MAN Insan Cendekia (IC), MAN Program Keagamaan (MAN PK), dan MA Kejuruan Negeri (MAKN).

Sharianews.com, Jakarta ~ Lebih dari 17 ribu siswa telah mendaftar Seleksi Nasional Peserta Baru (SNPDB) Madrasah Aliyah yang akan digelar pekan depan. 

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, A Umar mengatakan, total ada 17.334 siswa yang mendaftar SNPDB Madrasah Aliyah. "Seleksi nasional berlangsung 22-23 Februari 2020,” terang A Umar, Rabu (19/02).

Baca juga:LSP P2 MUI Resmi Diluncurkan, Ini Tugas dan Fungsinya

Dalam laman resmi Kementerian Agama dijelaskan, SNPDB madrasah terbagi menjadi tiga, yaitu MAN Insan Cendekia (IC), MAN Program Keagamaan (MAN PK), dan MA Kejuruan Negeri (MAKN). Untuk MAN IC ada 14.847 pendaftar, MAN PK 2.182 pendaftar, sedang MAKN 305 pendaftar.

Kementerian Agama membina 23 MAN Insan Cendekia, yaitu MAN IC Serpong, Padang Pariaman, Kota Pekalongan, Jambi, Pasuruan, Gorontalo, Ogan Komering Ilir, Tanah Laut, Siak, Kota Batam, Lampung Timur, Aceh Timur, Paser, Kota Kendari, Lombok Timur, Bengkulu Tengah, Sorong, Kota Palu, Bangka Tengah, Sambas, Gowa, Halmahera Barat dan Tapanuli Selatan.

MAN PK binaan Kementerian Agama ada 10, yaitu MAN 2 Kota Padang Panjang, MAN 1 Surakarta, MAN 4 Banjar, MAN 1 Jember, MAN 3 Kota Makassar, MAN 2 Mataram, MAN DarussalamCiamis, MAN 2 Samarinda, dan MAN 1 Yogyakarta. Sedang untuk MA Kejuruan Negeri baru ada dua, yaitu MAKN Ende dan MAKN Bolaang Mongondow.

SNPDB MANIC, MANPK, dan MAKN ini merupakan salah satu instrumen untuk menjaring calon peserta didik yang potensial ditinjau dari sisi akademik, kepribadian, dan kesehatan, sehingga diharapkan dapat mengikuti pendidikan secara optimal di madrasah dengan sistem berasrama.  

Indikator tes bakat skolastik yang diukur antara lain berupa kemampuan verbal, kemampuan kuantitatif/numerik, kemampuan logika/penalaran, dan kepribadian, serta tes akademik yang meliputi bidang studi: Matematika, IPA (Fisika dan Biologi), Bahasa Inggris, Pendidikan Agama Islam, dan Bahasa Arab.

Terdapat dua jalur untuk ikut SNPDB Madrasah, jalur tes dan jalur prestasi. Untuk peserta jalur pertama, akan mengikuti tes berbasis CBT (Computer Based Asested) pada 22-23 Februari 2020. Khusus untuk pilihan MAN PK, selain CBT akan dilakukan juga tes wawancara pada 22-24 Februari 2020.

Pilihan kedua adalah jalur prestasi. Yaitu, seleksi melalui non-tes dengan kuota maksimal 10 persen. Jalur ini dikhususkan bagi siswa terbaik lulusan MTs/SMP yang memiliki prestasi peraih medali emas/juara 1 di bidang sains pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional, OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) tingkat Nasional, MYRES tingkat nasional, Lomba Penelitian/Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Pemerintah (Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, LIPI, dan Kementerian Ristek Dikti) serta penghargaan dari luar negeri yang merupakan lanjutan dari OSN seperti IMO, IBO, IPhO, IChO, IOI, IGeO, IESO, IAO, IOAA, IEO, IEYI, dan ASPC baik mendapatkan emas, perak, perunggu.

Hasil seleksi ini akan diumumkan pada 7 Maret 2020. Peserta yang dinyatakan lulus akan daftar ulang pada 16-23 Maret dan mulai masuk asrama pada 11 Juli 2020. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo