Senin, 16 September 2019
17 Muḥarram 1441 H
Home / Haji umrah / 1.066 Jemaah Haji Kuota Tambahan Telah Lunasi BPIH
FOTO I Dok. aljazeera.com
Berdasarkan data yang dilaporkan Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri sebanyak 1.066 jemaah telah melakukan pelunasan BPIH hari pertama.

Sharianews.com, Jakarta ~ Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji bagi jemaah haji yang masuk kuota haji tambahan telah memasuki hari kedua.

Berdasarkan data yang dilaporkan Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri sebanyak 1.066 jemaah telah melakukan pelunasan BPIH hari pertama.

Menurut Kepala Sub Direktorat Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler, M Khanif, pelunasan hari berjalan pertama cukup lancar. Jemaah juga memanfaatkan sistem nonteller dalam pelunasan BPIH.

“Dari 1.066 jemaah yang melunasi NPIH hari pertama, terdapat 9 orang yang melakukan pembayaran nonteller," ujar Khanif di Jakarta, Kamis (23/5).

Di antara jemaah yang melunasi terdapat pula 59 Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) yang melakukan pelunasan. Dari jumlah 10.000 kuota tambahan baru 10,22 persen atau sebanyak 1.022 orang yang melunasi BPIH. Sedangkan jemaah haji cadangan yang telah melunasi 44 orang.

“Kami berikan kuota jemaah cadangan lebih besar dari pelunasan kuota pokok. Jemaah cadangan pada pelunasan tahap kedua hanya 5 persen tapi pada pelunasan kuota tambahan 30 persen untuk mengantisipasi banyaknya jemaah yang tidak melunasi BPIH sampai hari terakhir,” imbuh Khanif.

Pelunasan BPIH bagi jemaah penerima kuota haji tambahan akan berlangsung sampai dengan 29 Mei mendatang. Kuota tambahan diberikan kepada 5.000 jemaah haji nomor porsi berikutnya dan 5.000 lainnya diperuntukkan bagi jemaah haji lanjut usia dan pendamping.

Mekanisme pelunasannya mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 204 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler dan Pengisian Kuota Haji Tambahan Tahun 1440H/2019M.

Sementara untuk jemaah lansia, dalam Keputusan Dirjen tersebut jemaah haji lanjut usia dipilih berdasarkan urut usia tertua. Persyaratannya berusia minimal 75 tahun pada 7 Juli 2019 serta telah mendaftar haji sebelum 1 Januari 2017. Bila sampai batas akhir pelunasan terdapat sisa kuota bagi jemaah haji lansia maka sisa kuota digunakan untuk jemaah haji nomor porsi berikutnya.

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo