Selasa, 23 April 2019
18 Sha‘ban 1440 H

Opini

Berkartini Zaman Now

Minggu, 21 April 2019 12:04 ~ Munir Abdillah

Apa perbedaan mendasar posisi perempuan di zaman Kartini tempo doeloe, masa kini dan masa mendatang? Ternyata di setiap zaman  sangat dipengaruhi oleh faktor budaya dan cara memandang peran “kolonialisme”  dalam kehidupan pe ...

Investasi Halal ala Milenial

Jumat, 1 Maret 2019 09:03 ~ Achi Hartoyo

“Investasi” bagi Milenial ternyata tidak melulu mainstream, melainkan juga “anti mainstream”, misalnya berupa pendidikan tinggi sesuan passion, pengalaman hidup (misalnya jatuh-bangun membuka bisnis ala startup), bahkan tr ...

Agama dan Pemberantasan Kemiskinan (1)

Selasa, 26 Februari 2019 15:02 ~ Achi Hartoyo

Tema utama dari acara diskusi tersebut adalah “Building Bridges” atau membangun jembatan atau hubungan. Tentu yang dimaksud adalah membangun jembatan atau hubungan antar kelompok manusia dengan ragam latar belakangnya.

Arah dan Pengembangan Pariwisata Halal 2019

Senin, 25 Februari 2019 13:02 ~ Achi Hartoyo

Langkah strategis tersebut harus mencakup 3 A atau Attraction, Accessibility dan Amenities  yang tercermin dalam dukungan kebijakan dan peraturan terkait dengan pariwisata halal, sosialisasi, standarisasi, dan sertifikasi.

Marriage is a life journey (3)

Minggu, 10 Februari 2019 09:02 ~ nazarudin

Mawaddah itu adalah rasa hati. Tapi mawaddah atau rasa hati pada tataran ini pada galibnya didorong oleh faktor-faktor eksternal. Orang cinta biasanya karena kecantikan, kepopuleran, kekayaan, keahlian (ilmu), atau bahkan karena k ...

Inspirasi Halal Lifestyle ala Milenial: Keep Calm and Always Sedekah

Rabu, 6 Februari 2019 05:02 ~ nazarudin

Riset eksploratif skala kecil terhadap 30 perwakilan milenial di Jakarta menghasilkan indikasi temuan  menarik bahwa “kepedulian terhadap sesama” menjadi salah satu bagian penting dari halal lifestyle ala milenial.

Marriage is a life journey (2)

Minggu, 27 Januari 2019 01:01 ~ nazarudin

Untuk terbangunnya keserasian itu ada satu hal yang sangat mendasar bagi keduanya untuk disadari. Hal itu adalah “tawadhu’ alias rendah hati (humbleness). Sebuah karakter yang bernilai tinggi (valuable) dalam hidup manusia.