Selasa, 22 Januari 2019
16 Jumada al-ula 1440 H
Ini adalah upaya meningkatkan peran STEI Tazkia di level internasional dan mendorong perkembangan ekonomi syariah  

Sharianews.com, Jakarta ~ Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia menjalin kerja sama dengan Universitas Sultan Sharif Ali (USSA) dan University Brunei Darussalaam (UBD) kerja sama pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Ketua STEI Tazkia Murniati Mukhlisin mengatakan kerja sama ini merupakan langkah untuk meningkatkan peran di level internasional.

“Pertukaran mahasiswa dan dosen, seminar bersama, penelitian kolaboratif, dan pemberdayaan kolaboratif di antara kedua belah pihak akan menjadi lebih mudah untuk dilakukan di masa yang akan datang,” ujar Murniati pada Sharianews.com.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Ketua STEI Tazkia Murniati Mukhlisin dan Rektor USSA Haji Noararfan Bin Haji Zainal, Rabu (9/1/), di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Disaksikan Arko Hananto, dari Kedutaan Besar Republik Indonesia Brunei, para dosen, baik dari USSA maupun Tazkia.

Murniati mengatakan sebagai lembaga pendidikan ekonomi dan bisnis Islam pertama di Indonesia, STEI Tazkia meyakini bahwa sistem ekonomi ini mampu menciptakan kemakmuran bersama.

“Seperti namanya Tazkia, kampus pelopor ekonomi Islam ini terus berupaya memurnikan pertumbuhan ekonomi",” jelasnya.

Sementara Noararfan menyambut baik ide dan sumbangan institusi di luar negaranya dalam membangun kerja sama strategis mendidik mahasiswa. Menurutnya, program pertukaran mahasiswa, kunjungan dan pengabdian kepada masyarakat penting untuk mencapai tujuan pendidikan mereka.

“USSA menyambut baik ide dan sumbangan institusi di luar Brunei (Darussalam) dalam membangun kerja sama strategis untuk bersama mendidik mahasiswa untuk kemajuan umat dan negara,” ujarnya.

Setelah penandatanganan dilanjutkan dengan pembahasan kondisi keuangan ekonomi dan keuangan syariah mutakhir.

STIE Tazkia juga menginisiasi kerja sama dengan UBD dengan penelitian kolaboratif internasional mengenai keuangan mikro syariah di Asia Tenggara.

Tim peneliti dari Tazkia terdiri dari Luqyan Tamanni, Anita Priantina, Melvina Syahnum Lubis, dan Shofi Arofatul Marits. Mereka berkolaborasi dengan para peneliti UBD yaitu Mohd. Azrin Hj Besar dan Engku Saerah.

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: nazarudin