Minggu, 17 Februari 2019
12 Jumada al-akhirah 1440 H
Ketua PCNU KH Danial Royyan menyerahkan donasi kepada Ketua PP NU Care-LAZISNU, KH Achmad Sudrajat. FOTO | Dok.romy.sharianews.con
Ketua NU Care-LAZISNU Kendal Khusnul Huda menuturkan bahwa pengumpulan donasi dilakukan sejak sehari setelah tsunami.

Sharianews.com, Jakarta ~ Pembukaan acara Hari Lahir ke-93 Nahdlatul Ulama berjalan dengan lancar. Acara dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (31/01).

Di sela Harlah yang bertajuk Konsolidasi Organisasi Jelang Satu Abad Nahdlatul Ulama tersebut, dilakukan pula penyerahan donasi untuk Program NU Peduli Banten dan Lampung, oleh PCNU Kendal senilai Rp55.859.500.

Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan hunian sementara (Huntara) di daerah terdampak Tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan.

"NU Peduli hadir mulai gempa di Lombok, tsunami di Palu-Donggala, tsunami Selat Sunda, dan terakhir banjir di Makassar dan sekitarnya. NU Care melakukan penggalangan dana, mengelola, dan menyalurkan kepada warga terdampak bencana dan bergerak bersama semua Banom dan Lembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama," terang Achmad, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Kang Ajat biasa begitu disapa, menambahkan, Program NU Peduli tidak berhenti pada penanganan bencana. Lebih dari itu, beberapa program pemulihan kembali juga dilakukan bagi warga terdampak pasca bencana.

"Seperti pembangunan Huntara, MCK, pendirian masjid atau musala dan madrasah darurat usai terjadi bencana. Maka itu, kami berterima kasih kepada masyarakat Kendal yang telah berkontribusi dalam program NU Peduli. Bersama-sama kita kuat," imbuh Kang Ajat.

Ketua PCNU Kendal KH Danial Royyan berharap donasi yang dikumpulkan oleh masyarakat NU di Kendal dapat bermanfaat untuk masyarakat terdampak bencana di Lampung Selatan.

"Donasi yang terkumpul mudah-mudahan manfaat, berkah untuk warga NU di Lampung Selatan dan sekitarnya," ucap Kiai Royyan.

Sementara itu, Ketua NU Care-LAZISNU Kendal Khusnul Huda menuturkan bahwa pengumpulan donasi dilakukan sejak sehari setelah tsunami.

"Dari satu hari setelah tsunami sampai hari tadi, 31Januari 2019. Alhamdulillah masyarakat pun sangat antusias dengan program NU Peduli. Semua Banom dan lembaga bahu-membahu mengumpulkan dana di lingkungannya masing-masing untuk didonasikan melalui program NU Peduli," jelas Huda.

Usai serah terima donasi, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi bertema Identifikasi Ancaman terhadap Islam Moderat dan Stabilitas Keamanan Nasional, oleh Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Marsekal TNI Hari Tjahjanto.

Pada pembukaan acara hadir pula Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo