Jumat, 14 Desember 2018
06 Rabi‘ at-akhir 1440 H
FOTO I Dok. sharianews
Dompet Dhuafa berinisiatif merangkul kaum millenial sebagai representasi dari corporate, LAZ, komunitas, BDI, ormas, dan yayasan, untuk bergabung dalam gerakan zakat.

Sharianews.com, JakartaDalam talkshow yang digelar oleh Dompet Dhuafa pada Rabu (5/12) di Jakarta Direktur Mobilisasi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) Dompet Dhuafa, Bambang Suherman menyebutkan bahwa generasi milenial memiliki potensi yang besar terhadap pertumbuhan zakat di Indonesia.

Saat ini, generasi yang lahir pada tahun 1980-2000 telah memberikan banyak kontribusi dan inovasi khususnya di industri digital. Dominasi generasi milenial yang mencapai 58 persen memiliki rentang usia antar 15-35 tahun.

Guna meningkatkan pertumbuhan zakat, Dompet Dhuafa sebagai lembaga penghimpun zakat akan bekerjasama dengan berbagai pihak. Keterlibatan milenial mampu memberikan pengaruh pada pertumbuhan potensi zakat. Hal tersebut dikarenakan  milenial lebih akrab dengan teknologi, sehingga memudahkan mereka untuk menyalurkan zakat melalui platform yang berbasis aplikasi digital.

Berdasarkan data yang ditampilkan enam tahun terakhir, industri digital di Indonesia tumbuh sekitar 9,98-10,7 persen per tahun, atau dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi nasional.

Saat ini kondisi Indonesia ini tengah mengalami bonus demografi atau sebesar 40 persen berusia 20-35 tahun dan akan mencapai puncaknya pada 2030.

Dompet Dhuafa berinisiatif merangkul kaum millenial sebagai representasi dari corporate, LAZ, komunitas, BDI, ormas, dan yayasan, untuk bergabung dalam gerakan zakat.

“Ini merupakan tantangan Dompet Dhuafa untuk menjawab tantangan zaman,”. Ungkap Direktur Mobilisasi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) Dompet Dhuafa, Bambang Suherman dalam sebuah talkshow bertajuk “Milenial, Lifestyle, Zakat” ,

“Seiring perkembangan dunia digital, Dompet Dhuafa akan terus berinovasi untuk memudahkan masyarakat menyalurkan donasinya, salah satunya melalui laman kami,” kata Bambang menegaskan.

Bambang juga mengungkapkan di masa mendatang, zakat akan melekat sebagai gaya hidup halal yang tidak terpisahkan bagi milenial. Ini merupakan peran dari milenial untuk memberikan manfaat bagi kaum dhuafa. (*)

Reporter: Fathia Editor:Achi Hartoyo