Minggu, 17 Februari 2019
12 Jumada al-akhirah 1440 H
FOTO | Dok. sumber.com
Kehadiran OJESY, disebut sebagai solusi atas keluhan muslimah yang merasa kurang nyaman saat  berboncengan dengan selain muhrimnya. 

Sharianews.com, Jakarta ~ Di tengah maraknya persaingan pasar transportasi online, layanan ojek syariah Indonesia (OJESY) atau dikenal juga dengan istilah ojek layanan muslimah, hadir memenuhi kebutuhan muslimah yang ingin bepergian. Kehadiran OJESY, disebut menjadi solusi atas keluhan para muslimah yang merasa kurang nyaman saat harus berboncengan dengan selain muhrimnya. 

“Ide awalnya pertengahan Februari 2018, saya bekerja freelance kurir dan ojek. Lalu melihat realitas banyak sekali perempuan yang susah ditemani mahramnya. Di era yang serba ada ini, kenapa masih belum ada yang memberi pemecahan terhadap hal itu. Lalu juga maraknya pelecehan seksual dalam transportasi umum. Kami ingin menjadi pelopor transportasi yang private untuk wanita. Karena wanita itu perlu perlakuan khusus,” ujar Evilita Adriani, penggagas OJESY, beberapa waktu lalu.

Melihat fenomena tersebut, pada 10 Maret 2015, Evilita Adriani dan Reza Zamir membentuk ojek syar`i Surabaya, sebagai permulaan. Kemudian pada 8 Agustus 2015, Agus Edi S bergabung dan mengganti nama menjadi OJESY dengan legalitas PT Ojek Syar'i Indonesia serta disahkan oleh akta notaris Wiedha Restya Rachmayani, S. H., M.Kn.

OJESY pun mulai memperluas jangkauan wilayah layanannya. Dari yang awalnya hanya di Kota Surabaya, OJESY kemudian mengembangkan layanan di 19 kota di Indonesia seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Gresik, Madiun, Solo, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta utara, dan Jakarta Pusat. 

Ojek khusus wanita dengan pengendara wanita ini, pada dasarnya beroperasi sebagaimana ojek konvensional lainnya. Keduanya sama-sama memanfaatkan teknologi dan internet untuk menghubungkan pengendara dengan penumpangnya.

Yang unik dari OJESY ini ialah empat jenis layanan pilihan yang ditawarkan kepada para pelanggannya. Yaitu order sekarang, order booking, order bulanan atau berlangganan, serta order untuk kurir. Keempat layanan tersebut memiliki fungsi yang berbeda.

Pertama, layanan order sekarang. Pada layanan ini, pengguna mesti melakukan pemesanan minimal tiga puluh menit sebelum keberangkatan dengan tarif satu kilometer awal sebesar Rp 8  ribu dan kilometer selanjutnya ialah 3 ribu.

Kedua, order booking, yaitu layanan untuk penggunaan besok atau beberapa hari ke depan. Untuk tarif sendiri, sama dengan ketentuan tarif pada layanan order sekarang.

Berbeda dengan layanan tersebut, layanan order bulanan atau berlangganan menaruh tarif lebih rendah, yaitu Rp 3 ribu dalam 1 kilometer awal dan Rp 3 ribu per kilometer selanjutnya.

Hanya untuk katagori berlangganan, hanya berlaku setelah pelanggan memesan sebanyak dua puluh kali. Sedangkan layanan order kurir khusus untuk pengiriman barang di mana tarifnya sama dengan layanan order bulanan atau langganan. (*) 

Reporter: Fathia Rahma Editor: Ahmad Kholil