Jumat, 14 Desember 2018
06 Rabi‘ at-akhir 1440 H
FOTO | Dok. gate.ahram.org.eg
MWL dinyatakan sebagai satu-satunya badan yang sah dan berwenang mengecek produk ekspor halal ke Arab Saudi.

Sharianews.com, Jakarta. Liga Muslim Dunia (The Muslim World League/MWL), berbasis di Arab Saudi, baru-baru ini merilis sistem canggih identifikasi halal. Mekanisme ini akan membantu menjamin bahwa semua produk daging yang diekspor ke Arab Saudi, dan sejumlah negara lain mematuhi standar Syariah.

Sistem dengan cakupan global itu rencananya akan diawasi langsung oleh organisasi yang saat ini telah memiliki 60 anggota di 22 negara tersebut. Mufti Agung Kerajaan, Abdul Aziz Bin Abdullah Al-Sheikh, sebelumnya memuji upaya MWL di bidang ini. Selain itu, MWL juga telah menandatangani perjanjian dengan sejumlah negara Islam dan non-Islam.

“Dengan mengumumkan peluncuran sistem canggih identifikasi halal, MWL menegaskan bahwa itu adalah satu-satunya otoritas yang bertanggung jawab untuk sertifikasi di negara-negara Islam dan akan memeriksa perusahaan yang bekerja di bidang industri halal di seluruh dunia,” kata juru bicara MWL Adel Al-Harbi seperti dikutip dari Halal Focus.

MWL dinyatakan sebagai satu-satunya badan yang sah dan berwenang mengecek produk ekspor halal ke Arab Saudi. Tugas ini sesuai dengan mandat yang diputuskan oleh kerajaan Arab yang juga memberikan batas penerbitan sertifikat halal pada instansi itu terhadap negara lainnya.

Selain itu, tugas dan fungsi itu juga diintruksikan oleh Dewan Cendekiawan Senior Arab melalui Komite Tetap untuk Penelitian Ilmiah dan Fatwa yang telah mengeluarkan aturan dengan menyatakan bahwa otoritas yang bertanggung jawab untuk daging halal yang diekspor ke Kerajaan adalah MWL.

Lebih lanjut, tanggung jawab lain dalam ketentuan itu ialah berkoordinasi dengan dunia internasional dalam menentukan, mengembangkan, serta memasarkan komoditas-komoditas halal lainnya.

MWL juga diberi arahan agar memperingatkan terhadap kesalahan praktik dan tidak adanya spesialisasi yang sah oleh beberapa pihak terkait dan perusahaan yang bekerja di lapangan. MWL berjanji untuk terus mengekspos pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan.

Oleh karenanya, adanya metode canggih yang dibuat oleh MWL merupakan langkah dan wujud nyata dari tugas dan fungsi tersebut.

Sebagai informasi, MWL merupakan organisasi Islam tertua yang bekerja di bidang pengaturan makanan halal, dengan lebih dari 30 tahun pengalaman dan memiliki kantor, mitra dan pusat penelitian Islam di seluruh dunia. (*)

 

Reporter: Emha S Ashor Editor: Ahmad Kholil