Rabu, 19 Desember 2018
11 Rabi‘ at-akhir 1440 H
FOTO | dok.romy.sharianews
Dengan adanya LDPB ini diharapkan enterpreneur Indonesia bisa meningkat hingga 10 persen.

Sharianews.com, Jakarta. Pada gelaran Indonesia Syariah Fair (insyaf) 2018, LPDB KUMKM juga memberikan award kepada santri-santri agar dapat mengembangkan perekonomian berbasis pesantren.

Direktur pembiayaan syariah LPDB-KUMKM Zaenal Aripin menjelaskan, ada 3 pemenang yang diberikan fasilitas pendanaan hingga Rp100 juta rupiah.

"Para santripreneur ini akan mendapatkan pembiayaan melalui lembaga perantara, untuk pemenang utama mendapatkan pembiayaan Rp 100 juta dan nanti kita akan salurkan melalui lembaga keuangan bank di mana dananya berasal dari LPDB," ujar Zaenal saat berbicara kepada awak media di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Zaenal menambahkan penyaluran dananya ditambahkan, tergantung dari domisili pemenang tersebut.

"Kalau dari Jawa Tengah kita akan salurkan melalui BPD unit syariah Jateng, sedangkan Jawa Timur lewat BPD unit syariah Jatim, Jawa Barat lewat BJB," sambungnya.

Ditemui di tempat yang sama, inisiator dan pembina santripreneur Indonesia, KH. Ahmad Sugeng Utomo menargetkan 1 juta santripreneur.

"Karena kita bergerak langsung ke grass root tidak berada di awang-awang, jadi kita dari titik bawah sampai akhirnya nanti kita semua akan berkumpul menjadi satu kekuatan. Enterpreneur Indonesia bisa naik 10 persen. Artinya tahun ini kita menargetkan 1 juta santripreneur dengan 1000 business plan, jadi nanti silakan pilih sendiri," ujar Ahmad.

Pemenang Santripreneur Award

"Awalnya iseng-iseng daftar melalui website, prosesnya hanya 2 bulan, dan ternyata saya lolos verifikasi dari 10 ribu santri dunia, saya dapat nilai tertinggi dari seluruh peserta," ujar Muh. Jafar Hasibuan S.Pd pemenang utama kategori boga.

Ia teringat wejangan sang ayah, bahwasanya dirinya harus menjadi seorang anak yang berprestasi walaupun dihina dan dicemooh oleh masyarakat.

"Waktu saya terpilih menjadi pemenang saya langsung sujud syukur. Tadi malam saya bersaing ketika memaparkan presentasi kepada enam juri. Dengan izin Allah, ini merupakan prestasi saya yang ke-19 di tingkat nasional," kata pelaku usaha Terasi Silau Asahan dan Aneka Makanan Hasil Inovasi Balakka

Sebelumnya saya juga aktif di duta koperasi menengah provinsi sumut. Berkat dukungan santipreneur, Ia berharap bisa berprestasi lebih giat lagi. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo