Minggu, 17 Februari 2019
12 Jumada al-akhirah 1440 H
Dompet Dhuafa berinteraksi langsung diprogram Australia-Indonesia Muslim Exchange (AIMEP) (foto/dok) DompetDhuafa
Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi Islam terbesar di Indonesia, dalam acara tersebut berkesempatan menjadi tuan rumah untuk menjamu para peserta AIMEP dari Australia.

Sharianews.com, Bogor ~ Bertemakan Australia-Indonesia Muslim Exchange Progam (AIMEP), kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa kedatangan perwakilan lima tokoh Muslim Australia yang ingin belajar bersama memahami filantropi Islam di Indonesia.

Acara yang digelar oleh Australia-Indonesia Institute (AII) ini menyasar pemuda-pemudi Muslim di kedua negara.

“AIMEP memiliki arti penting untuk memperkuat hubungan people-to-people antara Indonesia-Australia. AIMEP juga menjadi langkah untuk semakin memperkuat pemahaman Islam antar dua Negara. Kali ini, kami, Dompet Dhuafa gelar interaksi dan dialog langsung untuk memberikan informasi dan pemahaman yang mendalam mengenai dunia filantropi Indonesia. Salah satu tujuannya sebagai penguat kerukunan juga,“ungkap drg. Imam Rullyawan MARS, selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi dalam keterangan resminya, Jumat (8/2).

Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi Islam terbesar di Indonesia, dalam acara tersebut berkesempatan menjadi tuan rumah untuk menjamu para peserta AIMEP dari Australia.

Kelima pemuda Muslim negeri kanguru tersebut kagum dengan penyampaian materi mengenai filantropi Islam yang dibangun oleh Dompet Dhuafa.

Setelah diajak berdiskusi dan berkeliling di kawasan Zona Madina, banyak di antara mereka yang takjub dengan kekuatan filantropi Islam dalam usaha memerangi kemiskinan.

Sejak pertama digelar pada 2002, AIMEP bertujuan untuk mempererat persaudaraan sesama Muslim melalui pengenalan kehidupan muslim di masing-masing negara. Sekalipun Australia bukanlah negara dengan penduduk mayoritas Muslim, tetapi adanya AIMEP dapat menjadi wadah terjalinnya ukhuwah Muslim di kedua negara tersebut.

Selain berdiskusi dan berkeliling di Komplek Zona Madina, para utusan Muslim Australia juga berkesempatan langsung untuk bercengkrama dengan siswa-siswa Smart Ekselensia. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo