Jumat, 14 Desember 2018
06 Rabi‘ at-akhir 1440 H

Komunitas Muslim Milenial

Rabu, 5 Desember 2018 19:12
FOTO I Dok. Dailymoslem.com
Generasi yang lahir di era internet ini memiliki kecenderungan untuk mengekspresikan dirinya melalui media sosial.

Sharianews.com, Jakarta ~ Salah satu dari keunikan generasi milenial adalah mereka suka bersosialisasi dengan kelompok atau komunitasnya. Generasi yang lahir di era internet ini memiliki kecenderungan untuk mengekspresikan dirinya melalui media sosial. Melimpahnya informasi memudahkan generasi milenial untuk membentuk dan menyalurkan hobi dengan sesama peminatnya.

Di sisi lain milenial Indonesia memiliki fitrah kolektif bila dibandingkan dengan milenial dari negara lain. Tak terkecuali dengan muslim milenial. Tiga komunitas berikut ini merupakan representasi dari muslim milenial dalam membentuk citra dan ajang bersosialisasi dengan anggota peminatnya.

Klub Jelajah Masjid

Klub Jelajah Masjid merupakan salah satu sub klub dari komunitas induknya Backpacker Jakarta. Selain rutin mengunjungi dan menjelajah masjid, klub ini juga rutin mengadakan kegiatan, baik online maupun offline yang bertujuan menjalin keakraban sesama anggotanya. Seperti yang baru-baru ini dilakukan yaitu kajian online melalui media Whatssap dengan mengundang narasumber. Faktor waktu, kemacetan lalu lintas dan tempat tinggal antar member yang berjauhan tidak lagi menjadi penghalang untuk mengadakan kajian.

Sebagai komunitas non profit, Klub Jelajah Masjid tidak mencari keuntungan dalam setiap kegiatan yang mereka adakan. Perjalanan berbasis share cost ini selalu diminati oleh anggotanya, selain murah peserta trip juga banyak mendapatkan pengalaman baru setiap menjelajahi masjid, mulai dari sejarah hingga kuliner halal yang berada di sekitar masjid, dan tentunya teman baru dari berbagai kalangan.

Dari awal dibentuk Klub Jelajah Masjid (JM) memang bukan bertujuan untuk menjadi komunitas rohani Islam. Klub ini dibentuk untuk ajang silaturahim bagi anggotanya yang ingin mengeksplorasi keindahan arsitektur masjid. Namun, seiring berjalannya waktu dan keinginan dari anggotanya Klub Jelajah Masjid mulai mencari kegiatan positif. Salah satunya adalah dengan mengajak anggotanya untuk mengikuti kegiatan rohani yang diadakan oleh masjid-masjid di ibukota dan sekitarnya.

“Setiap ada informasi kajian di suatu masjid, pasti akan kita bagikan ke grup, nanti akan kita buat listnya siapa saja yang ingin bergabung, jadi tidak perlu malu datang sendirian” ujar Rifqi sang admin grup whatsaap menjelaskan. Selain menambah ilmu agama, tentunya kegiatan positif ini juga menjadi ajang kontemplasi atau perenungan diri bagi warga Klub Jelajah Masjid.

Komunitas Backpacker Muslimah

Maraknya tren traveling dengan biaya murah alias backpacking juga turut mewarnai aktivitas muslim milenial. Salah satunya adalah Komunitas Backpacker Muslimah. Komunitas ini memiliki anggota dari berbagai kalangan mulai dari karyawan kantoran, mahasiswi hingga ibu rumah tangga.

Saat ini Komunitas Backpacker Muslimah sudah memiliki 4000 member di sosial media. Pada awalnya komunitas ini dibentuk untuk berbagi pengalaman, perjalanan seru dengan sesama muslimah pada Desember 2011. Seiring berjalannya waktu, komunitas ini juga menjadi ajang mencari solusi dan mengatasi masalah-masalah yang sering ditemui muslimah ketika melakukan aktivitas traveling. Selain itu, kenyamanan berbagi dengan sesama member wanita menjadi faktor lain dibentuknya komunitas ini.

Komunitas Backpacker Muslimah hanya dikhususkan bagi wanita. Meskipun membernya berasal dari berbagai kalangan, tetapi mayoritas berasal dari kalangan milenial.

Hijabers Community

Terlihat dari namanya komunitas ini memang dikhususkan bagi muslimah yang ingin belajar berhijab dan mendalami agama. Berbagai kegiatan positif telah diinisiasi oleh Hijabers Community mulai dari pengajian rutin bulanan, Hijabers Day Out, Hijabers Community dan berbagai kegiatan lain.

Hijabers Community memiliki member dari berbagai kalangan yang mayoritas berasal dari  kalangan milenial. Mulai dari  pelajar, ibu rumah tangga, pegawai kantor, atau  profesi lainnya. Hijabers Community terbuka untuk semua umur dan profesi. 

Meskipun berbasis di Jakarta, tetapi Hijabers Community memiliki cabang resmi di berbagai kota di Indonesia seperti Medan, Padang, Lampung, Banten, Bogor, Bandung, Jogja, Pontianak dan kota-kota lain.

Tiga komunitas muslim di atas mencerminkan bahwa kalangan muslim milenial memiliki aksi positif dan layak untuk dijadikan inspirasi oleh generasi Y. (*)

 

  

Achi Hartoyo