Jumat, 14 Desember 2018
06 Rabi‘ at-akhir 1440 H

Kelebihan KPR Syariah Nonbank

Rabu, 28 November 2018 20:11
FOTO I Dok. perumahansyariah5bahasa.com
Rumitnya birokrasi serta banyaknya syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kredit KPR dari perbankan, menjadi kendala bagi banyak orang.

Sharianews.com, Jakarta

Memiliki hunian idaman merupakan impian bagi semua orang. Rumah merupakan kebutuhan pokok yang sebaiknya segera diwujudkan. Terutama bagi orang-orang yang merantau dan hidup di sekitar pusat kota serta ingin merasakan kemudahan dalam menjalankan hidup sehari-hari. Kredit Pemilikan Rumah atau KPR kini menjadi favorit bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah. Namun, rumitnya birokrasi serta banyaknya syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kredit KPR dari perbankan, menjadi kendala bagi banyak orang.

Saat ini, tren bisnis KPR syariah nonbank sedang berkembang di Indonesia. Artinya, bagi konsumen yang ingin memiliki rumah, kini tak perlu lagi berurusan dengan perbankan. Banyak pengembang di Indonesia yang membuat skema KPR syariah tanpa harus menggunakan jasa perbankan. Apa saja kemudahan yang ditawarkan oleh pengembang? Berikut ini fasilitas yang diberikan oleh pengembang KPR syariah nonbank yang dirangkum dari beberapa developer:

  • Tanpa bank

Calon pembeli rumah bisa langsung memiliki hunian dengan mendatangi langsung kantor pengembang. Jual beli langsung dilakukan antara developer dengan pembeli. Calon konsumen bisa memilih penawaran yang diberikan oleh developer, apakah ingin membeli tunai atau secara kredit, penawaran harga tunai maupun kredit sudah disampaikan terlebih dulu sebelum akad.

  • Uang muka terjangkau

Saat ini, uang muka yang ditawarkan oleh developer hanya sebesar 10 persen dari harga rumah yang ditawarkan. Besaran nilai tersebut cukup terjangkau bagi banyak orang.

  • Tanpa pengecekan dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK atau BI checking)

Pernahkah Anda mengajukan kredit ke sebuah bank, lalu, kredit Anda tiba-tiba ditolak tanpa alasan apapun yang diberikan oleh tenaga pemasaran (marketing) bank? Ya, bisa jadi konsumen memiliki sejarah tunggakan kredit yang tercatat dalam SLIK OJK (dulu dikenal dengan BI Checking). Tanpa adanya pengecekan SLIK ini akan membuat proses lebih mudah dan simpel.

  • Tanpa bunga

Jika konsumen mengajukan KPR ke sebuah bank konvensional, tentu tidak akan lepas dari beban bunga. Lain halnya jika konsumen membeli rumah langsung dari developer KPR syariah nonbank. Konsumen dapat melakukan cicilan langsung kepada pengembang, sehingga konsumen tidak perlu terjebak riba. Untuk tenor pinjaman pun beragam, ada yang 10 ada pula yang 15 tahun.

Jika konsumen memiliki uang cash keras alias uang tunai, konsumen juga bisa membeli langsung rumah. Namun, butuh usaha lebih serta dana yang tidak sedikit untuk membeli rumah secara tunai. Maklum, harga property di Indonesia khususnya di ibukota sudah melonjak drastis.

  • Tanpa denda

Jika konsumen membeli rumah melalui KPR pada bank konvensional, tentu tidak lepas yang namanya denda jika konsumen terlambat dalam membayar angsuran. Lain halnya jika konsumen membeli rumah melalui KPR syariah nonbank. Pengembang tidak membebankan denda kepada konsumen.

  • Tanpa sita

Konsumen pernah mendengar kasus rumah yang dibeli oleh nasabah bank dengan cara kredit suatu saat bisa “dirampas” hanya karena kreditnya macet? Ya, bank konvensional akan melakukan sita sebagai cara terakhir untuk mengatasi kredit bermasalah. KPR syariah nonbank tidak menerapkan sita dalam praktiknya.

Jika suatu saat nanti konsumen benar-benar tidak mampu meneruskan pembayaran KPR, DPS tidak akan menyita rumah yang notabene sudah mutlak menjadi milik konsumen sejak DP tersebut. DPS akan memberikan solusi terbaik yang pernah ada dalam sistem KPR syariah nonbank.

  • Tanpa akad bermasalah

Akad antara pembeli dan developer adalah akad jual beli istishna (indent) jika unit rumah belum tersedia, bisa juga dengan akad jual beli kredit jika unit rumah sudah tersedia.

Itulah enam kelebihan yang dimiliki oleh pengembang KPR syariah nonbank. Sebelum calon pembeli memutuskan untuk membeli rumah, sebaiknya pelajari dulu syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh pengembang. Semoga bisa menjadi pertimbangan Anda dalam memilih hunian sesuai idaman. (*)

 

 

Achi Hartoyo