Minggu, 17 Februari 2019
12 Jumada al-akhirah 1440 H
Foto/Dok Istimewa
Potret jilbab, sebelum indonesia merdeka dan awal indonesia merdeka, jilbab hanya berupa kain yang disampirkan di kepala. Jilbab masih sangat sederhana . Sebelum Indonesia merdeka dan saat awal-awal Indonesia merdeka penggunaan hijab masih sangat sederhana, hanya berupa kain yang disampirkan di kepala. Belum banyak motif jilbab pada saat itu. Contohnya Ibu Fatmawati ini, mengenakan kain selendang renda di kepalanya.

Sharianews.com, Seberapa radikal-kah perubahan jilbab dari zaman dahulu sampai sekarang. Di Indonesia kata “hijab” terbagi menjadi dua. Jilbab dan kerudung. Jika dibahas, akan terjadi perdebatan panjang. Jilbab merupakan kata serapan secara etimologis kata jilbab berasal dari bahasa arab jalaba yang berarti menghimpun atau membawa.

Selain itu ada juga pendapat yang mengatakan bahwa jilbab berasal dari kata al jalb, yang artinya menjulurkan/memaparkan sesuatu dari suatu tempat ke tempat yang lain. Sedangkan makna jilbab secara spesifik adalah “gamis”. Yaitu pakaian yang lebih lebar dari khimar, yang dipakai oleh wanita untuk menutupi kepala dan dadanya. Sedangkan kerudung, berarti tudung atau penutup kepala perempuan.

Tahun 1607-1636

Denys Lombard, peneliti dari Perancis  meletakkan ilustrasi bernama 'an Achein woman' seorang wanita aceh dengan baju panjang dan jilbab tertutup rapat dalam bukunya, berjudul “Kerajaan Aceh Jaman Sultan Iskandar Muda (1607-1636)”. Artinya wanita Aceh sejak abad ke 17 sudah menutup aurat.

Buku berjudul "59 Tahun Aceh Merdeka Di Bawah Pemerintahan Ratu" yang ditulis oleh sejarawan, M Ali Hasjmi, juga menunjukan para wanita Aceh yang sudah berjilbab.

Cut Nyak Dien, Tengku Fakinah, Opu Daeng Siradju, H. R . Rasuna said, Nyai Ahmad Dahlan. Mereka mengenakan jilbab dalam perjuangan di masanya. (identitas asli muslimah Indonesia sudah ada sejak berabad lalu, meski awalnya hanya berupa kerudung yangg ditaruh atas kepala atau berupa selendang).

Potret jilbab, sebelum Indonesia merdeka dan awal Indonesia merdeka, jilbab hanya berupa kain yang disampirkan di kepala. Jilbab masih sangat sederhana hanya berupa kain yang disampirkan di kepala. Belum banyak motif jilbab pada saat itu. Contohnya Ibu Fatmawati ini, mengenakan kain selendang renda di kepalanya.

Tahun 1950-1980

Pada tahun-tahun ini terjadi pelarangan menggunakan jilbab di Indonesia, yaitu ketika Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan peraturan untuk melarang semua siswi Muslim mengenakan jilbab ke sekolah. Karena pada saat itu Depdikbud mengeluarkan peraturan tentang seragam sekolah nasional yang menyebabkan para siswi tidak bisa menggunakan jilbab. Namun, peraturan tersebut tidak memadamkan semangat para wanita Muslim untuk berjilbab. Pada masa ini jilbab yang digunakan dibentuk menyerupai jilbab segitiga atau hanya ditaruh di atas kepala.

Tahun 1990

Gaya hijab ini memang sangat simpel dengan menggunakan ciput, kemudian jilbab dipasangkan di kepala dan dipasangkan peniti di bawah dagu. Sangat sederhana dan dengan gaya yang juga sederhana. Sampai sekarang sebenarnya model jilbab ini masih eksis. Mereka yang tidak terlalu suka dengan model jilbab yang aneh-aneh dan ribet, masih memilih model jilbab ini sebagai andalan.

Tahun 2000-Sekarang

Model yang populer adalah jilbab ikat. Penggunaan jilbab ini hanya dengan melilitkannya ke leher saja. Lebih praktis dan mudah untuk ditiru. Jilbab ini sempat digandrungi oleh generasi muda saat itu karena praktis.

Tren jilbab masa kini, dengan banyak pilihan motif dan gaya. Lebih colorfull dan menarik. Terlebih ketika kebebasan berhijab yang boleh dipakai siapapun

Tren jilbab ini mulai muncul sekitar tahun 2010-an sampai sekarang, ketika mulai banyak fashion designer Muslimah yang memerkenalkan jilbab dengan macam-macam bentuk dengan padu padan busana yang keren. Kebanyakan jilbab jenis ini sangat disukai oleh anak-anak muda yang menyukai hal-hal baru. Kreasi jilbab ini semakin berkembang mengikuti tren dari tahun ke tahun, bahkan banyak mengeluarkan model-model baru. Walaupun memakainya terkesan rumit, tapi ini nggak membuat mereka bosen mencobanya. Malah bagi mereka akan terlihat lebih fashionable dan keren. Fenomena ini pun memunculkan istilah hijab dan hijabers.

Dan kini, dengan perkembangan model hijab ham hakim bergaya dan terkesan rumit, turut hadir model-model jilbab yang serba instan. Jadi tetap modis namun simpel, terlebih bagi anak muda jaman sekarang, yang lebih suka hal berbau instan.

Reporter: Fathia Editor: Munir Abdillah