Selasa, 22 Januari 2019
16 Jumada al-ula 1440 H
FOTO | dok.DompetDhuafa
Layanan Kesehatan Cuma-cuma ( LKC ) Dompet Dhuafa Cabang Nusa Tenggara Timur menjadi klinik Pratama dengan tingkat kepatuhan fasilitas kesehatan ( faskes) terbaik 2018 dan klinik pratama dengan indikator rasio peserta prolanis datang berkunjung (RPPB) tertinggi 2018.

Sharianews.com, Nusa Tenggara Timur~ Layanan Kesehatan Cuma-cuma ( LKC ) Dompet Dhuafa Cabang Nusa Tenggara Timur mendapatkan dua penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

GM Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa Rosita Rivai mengatakan penghargaan tersebut adalah sebagai klinik Pratama dengan tingkat kepatuhan fasilitas kesehatan ( faskes) terbaik 2018 dan klinik pratama dengan indikator rasio peserta prolanis datang berkunjung (RPPB) tertinggi 2018.  

“Penghargaan yang diberikan BPJS merupakan komitmen Dompet Dhuafa untuk memajukan dan memperbaiki pelayanan kesehatan kepada dhuafa dan orang-orang yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan," ujar dia dalam keterangannya, Jumat.  

Jaringan LKC ini tersebar di wilayah Indonesia merupakan upata Dompet Dhuafa memberikan kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat kaum dhuafa di pelosok Indonesia.

Ini adalah layanan faskes primer yang sudah bekerja sama dengan BPJS memberikan pelayanan tingkat pertama kepada mustahik dan masyarakat umum.

Menurut Rosita, layanannya tidak hanya bersifat kuratif tapi juga komphensif (promotif preventif) sehingga dhuafa dan masyarakat akan tetap terjaga kesehatannya.

“Layanan ini dalam membantu serta menolong masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan dalam upaya memulihkan kondisi kesehatannya atas penyakit yang dideritanya,” ujar dia.

Direktur Gerai Sehat LKC Dompet Dhuafa NTT Martina Tirta Sari mengatakan kerja sama dengan BPJS dimulai pada akhir 2014.  

“Kami tidak menyangka sama sekali. Undangan agenda rapat dari BPJS untuk penandatanganan MoU dengan klinik kami dan rapat evaluasi, ternyata malah pulang bawa penghargaan. Alhamdulillah, bersyukur sekali” ungkap drg.

 

 

Reporter: Romy Syawal Editor: nazarudin