Jumat, 14 Desember 2018
06 Rabi‘ at-akhir 1440 H
FOTO | Dok. romy.sharianews.com
Lewat aplikasi yang baru diluncurkan tersebut, calon jamaah haji dan umrah dapat memilih biro travel yang kredibel dan profesional.

Sharianews.com, Jakarta. Maraknya kejadian atau kasus banyaknya jamaah haji ataupun umroh yang gagal berangkat, meski sudah membayar puluhan juta rupiah, bahkan tinggal menunggu jadwal keberangkatan, namun akhirnya malah uangnya hilang entah ke mana menginspirasi  M.Taufik Aljufri, selaku Foounder untuk meluncurkan aplikasi e-Commerce baru,  wisatamuslim.com yang berfungsi, antara  lain dapat menyeleksi biro travel haji dan umrah yang kredibel.

"Isu dalam 2 tahun terakhir ini bahwa ternyata yang namanya jamaah haji atau umroh walaupun sudah bayar, bayarnya mahal lebih dari standar, ternyata tidak bisa berangkat. Sedangkan dari aplikasi kami sudah menyeleksi hampir 30 biro travel yang secara verifikasi punya kredibilitas, reputasi, dan tidak pernah menelantarkan jamaahnya,"ujarnya di gelaran even  Halal Tourism Expo 2018, Sabtu (24/11/2018).

Taufik menjelaskan, keresahan dari jamaah umroh maupun haji terhadap dananya memang menjadi kunci  utama bagi banyak biro travel penyelenggara umroh atau haji untuk menata dan mengelola jasa layanan yang ditawarkan secera profesional. "Itu mengapa, destinasi halal harus dikelola secara professional, baik, sekaligus halal," sambung kepada sharianews.com.

Lebih lanjut dikatakan oleh Taufik, di dalam aplikasi yang diluncurkan tersebut, pihaknya menyediakan alat bantu dengan nama sifel  (sistim informasi travel), yang dapat digunakan untuk membantu mengelola biro travelnya secara lebih profesional.

"Mungkin kita pernah dilayani oleh biro travel yang besar, tetapi penangannya masih konvensional, bahkan mau tanya telfon ini itu, butuh waktu, nah lewat Sifel ini penyelenggara bisa mengontrol proses manajemen keuangan atau pemesanan lewat gadget. Misalnya, hari ini sudah ada yang transfer berapa rupiah atau dolar, hari ini berapa yang mendaftar di paket ini atau itu, sehingga membuat travel ini menjadi profesional, baik secara offline maupun digital,"imbuhnya.

Sementara, terkait  dengan kepastian jadwal pemberangkatan haji maupun umroh, jika para jamaah   sudah membayar mahal, tetapi kemungkinan tidak jadi berangkat, Taufik memastikan dana refund akan dikembalikan kepada jamaah secara utuh.

"Jadi bagi para wisatawan atau jamaah haji dan umroh yang men-download aplikasi kami, kemudian mau berangkat, insya Allah masuk ke biro travel yang kita tawarkan dalam aplikasi. Bisa dibilang sudah aman dalam arti pasti berangkat, bahkan kalau tidak jadi berangkat, uang akan dikembalikan 100 persen,"katanya mengakhiri penjelasannya. (*)

Reporter: Romy Syawaludin Editor: Ahmad Kholil