Senin, 18 Februari 2019
13 Jumada al-akhirah 1440 H
FOTO |dok.baznas
Tim Baznas yang dikirimkan terdiri dari 10 personel yang bergabung dari Bazas Tanggap Bencana (BTB) Pusat, BTB Banten dan petugas medis dari Rumah Sehat Baznas (RSB) Jakarta dengan dua ambulans dan mobil rescue.

Sharianews.com, Banten. Untuk peduli bencana gempa bumi dan tsunami Pandeglang Banten, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengirim Tim Tanggap Bencana ke Pantai Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten untuk memberikan bantuan kepada korban tsunami yang menerjang kawasan tersebut pada Sabtu (22/12/2018) malam.

Tim Baznas yang terdiri dari 10 personel yang bergabung dari Baznas Tanggap Bencana (BTB) Pusat, BTB Banten dan petugas medis dari Rumah Sehat Baznas (RSB) Jakarta dengan dua ambulans dan mobil rescue.

Tim menuju Tanjung Lesung untuk membantu melakukan evakuasi dan pertolongan medis bagi para korban baik warga sekitar maupun wisatawan. Karena saat kejadian banyak wisatawan berlibur memanfaatkan masa libur panjang di kawasan Banten seperti, Pantai Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Penimbang dan Pantai Carita.

“Kami turut berduka cita yang sangat mendalam kepada para korban bencana yang terjadi di daerah Banten sekitarnya. Hal ini, kami telah berkoordinasi dengan lembaga penanggulangan bencana lainnya untuk segera melakukan evakuasi korban yang belum ditemukan. Berharap dengan tim penanggulangan bencana para korban segera dapat di tangani”, ucap Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta.

BTB akan mendirikan Pos Layanan bagi para korban dan menyediakan berbagai kebutuhan. CP komandan lapangan BTB Pusat: Dede Nurjaman 085929353211 dan BTB Banten Zayn Ramadhani 08988384538.

Kepala Pusat Data Informasi dan humas BNTB, Sutopo Purwo Nugroho, jumlah korban jiwa akibat tsunami di Selat Sunda yang menerjang Banten dan Lampung terus bertambah. Hingga kini terupdate ada 229 orang yang telah dinyatakan meninggal dunia akibat tsunami tersebut. "Total korban jiwa 229 orang meninggal dunia," ujar Sutopo.

Ditambahkan Sutopo, jumlah tersebut diambil berdasarkan data yang dikumpulkan hingga minggu malam pukul 23.30 WIB. Dia mengatakan saat ini data masih terus akan diperbarui. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Ahmad Kholil