Selasa, 22 Januari 2019
16 Jumada al-ula 1440 H
Dubes Indonesia untuk Yordania Andy Rachmianto menyerahkan obat-obatan bantuan Baznas pada pengungsi Palestina di Yordania. FOTO I Dok. BAZNAS
BAZNAS juga akan mendirikan klinik pada dua kamp pengungsi Palestina lainnya di Yordania, yakni di Alwehdat dan Altalbiyeh Camp

Sharianews.com, Jakarta ~ Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan obat-obatan kepada warga Palestina yang mengungsi di dekat perbatasan Yordania karena konflik tak kunjung usai dengan Israel.

Duta Besar Indonesia untuk Yordania Andy Rachmianto mengatakan dia sendiri yang mengantarkan bantuan tersebut ke Gaza Camp, Provinsi Jerash, Yordania bekerja sama dengan

LSM Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO) pada Senin (7/01).  

"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi seluruh pengungsi khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan obat-obatan," katanya.

Bantuan ini juga didistribusikan di Hettien Camp pada Selasa, (8/01).

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bambang Sudibyo mengatakan, rakyat Indonesia sangat tinggi bentuk kepeduliannya terhadap saudara-saudaranya yang tertindas di luar negeri, terutama rakyat Palestina.

"Rakyat Indonesia sangat peduli dan terus memberikan perhatiannya kepada rakyat Indonesia,” ujar dia.

Di pengungsian, rakyat Palestina mengeluhkan berbagai macam penyakit kronik seperti, diabetes, gangguan mental, hipertensi, penyakit jantung koroner, dan radang sendi.

Selain menyalurkan bantuan obat-obatan dia dua kamp pengungsi, BAZNAS juga akan mendirikan klinik di dua kamp pengungsi Palestina lainnya di Yordania, yakni di Alwehdat dan Altalbiyeh Camp.

Konflik antara Palestina dengan Israel pecah sejak tahun 1948 yang membuat banyak warga Palestina mencari perlindungan dan melarikan di negara-negara tetangga, seperti Libanon, Yordania, dan Suriah.

Data United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees menyebut, paling banyak pengungsi Palestina berada di Yordania dengan jumlah lebih dari 2 juta pengungsi. Mereka hidup dalam keprihatinan dengan kondisi sangat terbatas.

nazarudin