Senin, 18 Februari 2019
13 Jumada al-akhirah 1440 H
FOTO | Dok. sharianews.com
Anugerah Syariah Republika 2018, menambahkan  kategori berupa tujuan wisata halal favorit.

Sharianews.com, Jakarta. Anugerah Syariah Republika (ASR) 2018 kembali digelar dalam rangka memberikan penghargaan kepada segenap pihak para pegiat yang dinilai berkontribsi besar dalam perkembangan ekonomi syariah. Acara yang diselenggarakan di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis malam (8/11/2018) ini dihadiri oleh tokoh negara, insan syariah serta industri syariah.

Berbeda dengan ASR tahun lalu, 2018 ini ada penambahan  kategori berupa tujuan wisata halal favorit. Kategori-kategori yang mendapatkan penghargaan tersebut antara lain institusi dan industri keuangan syariah dari perbankan, keuangan non perbankan, asuransi, financial technology (fintech), multifinance, lembaga filantropi, tujuan wisata halal (ramah muslim) terfavorit, hingga tokoh ekonomi syariah.

Berdasarkan kategori tersebut, Dr Oni Sahroni dan juri lainnya mengumumkan para pemenang di ASR 2018. Antara lain, Mandiri Syariah meraih penghargaan sebagai The Most Effiecient Bank, kemudian BNI Syariah sebagai The best syariah bank dan untuk The gateway browsing income sharia diraih oleh Bank Muamalat.

Selanjutnya, perbankan yang mendapatan penghargaan sebagai The best nonprofit sharing financing adalah BCA Syariah, The best sharia bank diraih oleh BTPN Syariah , dan Ban Aceh Syariah mendapatkan penghargaan sebagai The most stable sharia bank.

Dilanjutkan pada kategori unit syariah bank, terdapat tiga bank yang mendapatkan penghargaan tersebut, yaitu CIMB Niaga, Bank Jateng Syariah dan Bank NTB Syariah selaku penerima penghargaan masing-masing sebagai The best sharia business unit, The best regional bank dan The most innovative regional bank.

Lebih lanjut diumumkan, bahwa penerima penghargaan untuk Financial Technology diberikan pada Paytren dan kategori wisata halal favorit diberikan pada Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kemudian, tokoh ekonomi syariah terbaik diberikan pada tiga tokoh yang dianggap memiliki kontribusi besar pada kemajuan ekonomi syariah, yaitu Prof Bambang Brodjonegoro, Elidawati Ali Oemar dan Adiwarman Karim.

Ketua Penyelenggara ASR 2018, Elba Damhuri, mengatakan Dewan Juri ASR tahun ini terdiri dari ahli ekonomi syariah, ahli fiqh syariah dan juri internal Republika.

Ketua dewan juri kali ini adalah Sunardi seorang ekonom syariah yang sudah teruji di dunia keuangan. Selanjutnya, Dr Oni Syahroni, aktif di Dewan Syariah Nasional (DSN) sekaligus pakar muamalah.Dimana penilaian untuk menentkan tokoh ekonomi islam adalah, dinilai melalui tiga metode yaitu metode polling, literatur dan komparasi. (*) 

Reporter: Fathia Rahma Editor: Ahmad Kholil